Ditunggu Bayern Munich di leg kedua semifinal Liga Champions, Madrid melakukan rotasi. Dalam pertandingan di Santiago Bernabeu, yang beraÂkhir kemarin pagi WIB, pelatih Madrid Zinedine Zidane memÂbuat 10 perubahan pada susunan pemainnya dari yang diturunkan melawan Bayern Munich di Liga Champions pada tengah pekan lalu
Gareth Bale dan Karim Benzema dipasang di lini depan. Sementara itu, Cristiano Ronaldo diistirahatkan dan sama sekali tidak masuk skuad.
Bale kemudian membuka keunggulan Madrid di menit keÂdelapan. Gol dari Borja Mayoral di menit ke-45 menggandakan keunggulan Madrid.
Leganes menipiskan skor di menit ke-66 lewat gol Darko Brasanac. Drama kemudian tersaji di penghujung babak kedÂua setelah gelandang Leganes Gabriel dikartu merah oleh wasit karena melakukan protes keras.
Madrid mengalami masalah terutama di babak kedua. Mereka kehilangan tempo dan Leganes berhasil memperlihatkan agresivitas yang mengerikan. Beruntung bagi Madrid, Leganes hanya mampu membuat satu gol.
"Babak kedua memang sedikit rumit. Kami gagal menemukan permainan yang diinginkan. Tapi, saya senang dengan babak pertama. Itu bagus terutama sikap para pemain," ujar Zidane. "Kami mengganti 10 pemain dan banyak dari mereka tak mendaÂpatkan banyak menit bermain. Anda harus menyelamati mereka akan tiga poin itu," lanjut dia.
Zidane juga berbicara tentang Bale. Bagi dia, status Bale tidak berubah, setelah sempat tak dimainkan beberapa kali.
"Saya tidak melihat status dia seperti itu. Mungkin ada pemain yang dikomentari atau dianggap lebih penting dari yang lain. Tapi, bagi saya semua pemain sama pentingnya. Semua punya hak untuk berpikir bahwa merÂeka adalah starter," tutur mantan kapten Timnas Prancis itu.
"Saya hanya akan memilih pemain yang harus bermain dan yang harus digantikan. Bagi saya Bale tetap penting dan terus jadi pemain yang kami dukung. Kita berbicara tentang Bale, tapi ada opsi lain," tambah mantan playÂmaker Juventus tersebut.
Sementara itu untuk kedua kalinya dalam satu musim, Vincenzo Montella diberhentiÂkan dari pekerjaannya. Montella kemarin dipecat oleh Sevilla.
Montella dipecat oleh AC Milan pada November 2017. Namun, hanya selisih satu buÂlan, pelatih berusia 43 tahun itu kemudian diangkat menjadi pelatih Sevilla.
Selama menangani Sevilla, Montella sempat sempat disorot setelah mampu menyingkirkan Manchester United di babak 16 besar Liga Champions. Dia juga mengantar Sevilla ke final Copa del Rey meski pada akhirnya dikalahkan Barcelona.
Namun, setelah meloloskan Sevilla ke perempatfinal Liga Champions, catatan buruk jusÂtru mendatangi mereka. Sevilla melewati sembilan pertandingan di semua kompetisi tanpa meraih satu pun kemenangan.
Rentetan hasil itulah yang memicu Sevilla mengambil kepuÂtusan untuk memberhentikan Montella. "Sevilla resmi memecat Vincenzo Montella, setelah rentÂetan hasil buruk tim sejak terakhir kali menang pada 13 Maret di Old Trafford. Sejak itu, Sevilla melewati sembilan laga tanpa kemenangan, lima di antaranya kekalahan," tulis Sevilla di situs resmi mereka. ***
BERITA TERKAIT: