Skor telak 5-0 (3-0) membuat Barca menjadi kampiun di piala ini sekaligus pelepas dahaga usai tersisihkan dari Liga Champions oleh AS Roma. Luis Suarez kembali menjadi andalan di lini depan bersama Lionel Messi daÂlam fomasi 4-4-2 yang di pasang oleh pelatih Ernesto Valverde.
Philip Coutinho yang kali ini berada di
second line langsung menunjukan performa mautnya. Suarez mengemas dua gol, seÂdangkan Messi, Coutinho dan Andreas Iniesta masing-masing mencetak satu gol.
Tim asal Catalan sudah ungÂgul penguasaan bola sejak
kick off babak pertama. Menit ke-14, Countinho menggiring bola ke dalam pertahanan Sevilla dari sisi kanan dan memberikan umpan datar. Suarez yang bebas dari penÂjagaan langsung merobek gawang Sevilla sekaligus membuka papan skor menjadi 1-0. Tidak mau kalah, Messi juga mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-31 setelah menyambar bola liar hasil kreasi Jordy Alba yang menerobos di sisi kiri.
El Pistolero julukan Suarez, kembali menunjukan ketajamanÂnya dengan mencetak gol ketiga El Barca di penghujung babak pertama. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Barcelona tidak menurunkan tempo permainan. Sevilla yang kalah dalam penguasaan bola terpaksa bertahan dari gempuran anak asuh Ernesto. Menit ke-52 Messi mengirimkan umpan keÂpada kapten tim, Andreas Iniesta yang sukses menceploskan bola kegawang sekaligus menjadi gol koleksi yang keempat di partai final selama membela klub Catalonia tersebut.
Setelah gol keempat tersebut, bek Sevilla Clement Lenglet membuat kesalahan menyentuh bola dengan tangan di area koÂtak penalti. Tanpa ragu, wasit menunjuk titik putih untuk El Barca. Coutinho yang menÂjadi eksekutor tendangan 12 pas tersebut berhasil mengecoh Davis Soria yang bergerak ke arah berlawanan. Gol Countinho menjadi penutup pesta gol Barca ke gawang Sevilla menjadi 5-0.
Melihat peforma anak asuhÂnya di partai final tadi, pujian datang dari sang pelatih Ernesto Valverde. Menurutnya apa yang diinstruksikan kepada para peÂmain berjalan sesuai harapan. "Kami ingin memenangkan trofi, para pemain dan juga klub," ujarnya dalam pernyataan pasca laga. "Kami ingin memÂberi alasan bagi para fans untuk berbahagia dan menikmati keÂmenangan ini," tutup Ernesto.
Tim asuhan Valverde ini sukses mempertahankan gelar Copa del Rey yang didapat emÂpat kali secara beruntun sejak taÂhun 2015. Selain itu prestasi ini menjadi gelar ke-30 sepanjang sejarah El Barca. ***
BERITA TERKAIT: