Manajer berkepala plontos itu berdebat dengan wasit saat jeda yang membuat dia diusir ke bangku penonton di sisa laga. "Di momen yang penting kami kehilangan keputusan-keputusan yang tepat. Kami berpeluang unggul 2-1 tapi malah tertinggal 1-2. Situasi-situasi seperti ini benar-benar penting," kata Guardiola.
Punggawa City Gabriel Jesus juga menyebut keputusan wasit itu memengarungi City. "Ini sulit diterima. Kami punya sebuah gol dianulir sayangnya, yang mana berat untuk diterima. Itu sedikit mengubah laga," kata Jesus diÂkutip laman resmi UEFA.
Di laga itu, Mohamed Salah mencetak gol untuk menyamaÂkan kedudukan dengan City. ia bilang itu hasil kerja tim.
Salah mengakui kemenangan itu didapatkan dengan susah payah. Dia punmengapresiasi pemain Lievrpool yang tampil solid.
"Mereka tampil sangat meneÂkan dan memiliki banyak peluÂang. Tapi, kami bisa membalikÂkan keadaan dan terus bekerja keras," kata Salah.
Liverpool sejatinya memuÂlai dengan buruk. City sudah unggul di menit kedua lewat gol Gabriel Jesus, yang bermula dari sebuah kesalaÂhan pertahanan Liverpool.
City lantas mendominasi dan nyaman menciptakan peluang-peluang. City bahkan sempat mencetak gol kedÂua lewat Leroy Sane, tapi dianulir karÂena offside. Padahal bola yang diteriÂmanya berasal dari James Milner, bukan operan rekan setim.
Liverpool baru menyengat di babak kedua. Gol Mohamed Salah di menit ke-56 menyamakan kedudukan untuk Liverpool, sekaÂligus memberikan pukulan mental untuk City. Gol Roberto Firmino di menit ke-77 memberikan sinyal game over untuk City. Liverpool pun lolos ke semifinal dengan agregat telak 5-1. ***
BERITA TERKAIT: