Menang Tanpa Susunan Biasa

PSG vs Real Madrid 1-2

Kamis, 08 Maret 2018, 11:00 WIB
Menang Tanpa Susunan Biasa
Cristiano Ronaldo/Net
rmol news logo Real Madrid mempermalu­kan tuan rumah Paris Saint Germain 2-1 (0-0) dalam babak perdelapan final leg kedua Liga Champions kemarin pagi WIB. Dengan demikian El Real melaju ke delapan besar.

Atas hasil gemilang di Stadion Parc des Princes ini Los Galacticos unggul agregat 5-2. Menyusul pada leg pertama, Real madrid sukses meraih kemenangan 3-1 di Santiago Bernabeu.

Gol-gol Madrid dicetak oleh Cristiano Ronaldo dan Casemiro sementara PSG mencetak gol melalui Edinson Cavani. Kemenangan 2-1 Real Madrid ini sebetulnya bergantung kepada pilihan susunan pemain yang tak biasa.

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, memilih mengistirahat­kan Isco, Toni Kroos, dan Gareth Bale serta memainkan kuartet Lucas Vazquez, Casemiro, Mateo Kovacic, dan Marco Asensio di lini tengah.

Pilihan starting eleven yang tak biasa tersebut justru memberi tuah bagi Real Madrid. "Real Madrid masih seperti biasa. Pemain-pemain yang saya pilih di starting XI bermain dengan baik, mereka berlatih dengan giat juga," ujar Zidane usai laga melawan PSG di Stadion Parc de Princes, Paris.

Lucas Vazquez yang bermain di posisi sayap kanan berhasil membukukan satu assist untuk gol Cristiano Ronaldo (menit ke-51). Setelah PSG menyama­kan kedudukan melalui Edinson Cavani (71’), Real Madrid kem­bali unggul lewat gol Casemiro (80’).

Tak heran jika Zidane memuji kinerja para pemain di pertand­ingan melawan PSG ini. "Para pemain bermain gemilang dan selalu fokus sejak awal laga. Hal tersebut sangat penting," ujar Zidane.

"Kami menang di stadion yang susah dan seperti pada leg pertama, kami puas dan sangat senang,"  tambah Zizou. Kini mereka menunggu undian un­tuk lawan selanjutnya di babak perempat final.

Sementara itu, Paris Saint- Germain harus kembali men­gubur mimpinya untuk men­guasai sepak bola Eropa. Tapi, mereka tak akan buru-buru memikirkan perubahan.

PSG sebenarnya optimistis bi­sa membalikkan keadaan setelah kalah 1-3 di Santiago Bernabeu. Namun, mereka ternyata tampil tak sesuai harapan di kandang sendiri.

Tanpa Neymar yang cedera, PSG kesulitan menembus pertahanan Madrid. Serangan-serangan yang mereka bangun seringkali mentok di lini bela­kang tim tamu.

"Kami sama sekali tak senang. Kami sangat, sangat kecewa dengan hasil ini," ujar Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, kepada L'Equipe.

"Di babak pertama kami men­dominasi. Kami cuma kurang gol saja. Dengan satu gol, pertandin­gan akan berubah. Kartu merah Verratti membunuh peluang kami. Kami akan berusaha, memberi lebih banyak untuk klub dan para suporter kami," kata Al-Khelaifi.

PSG sebenarnya sudah beru­saha sangat keras demi menak­lukkan Eropa. Mereka mencopot Laurent Blanc, yang memberi­kan tiga gelar Liga Prancis se­cara beruntun, dari kursi pelatih dan menggantinya dengan Unai Emery. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA