Atas hasil gemilang di Stadion Parc des Princes ini Los Galacticos unggul agregat 5-2. Menyusul pada leg pertama, Real madrid sukses meraih kemenangan 3-1 di Santiago Bernabeu.
Gol-gol Madrid dicetak oleh Cristiano Ronaldo dan Casemiro sementara PSG mencetak gol melalui Edinson Cavani. Kemenangan 2-1 Real Madrid ini sebetulnya bergantung kepada pilihan susunan pemain yang tak biasa.
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, memilih mengistirahatÂkan Isco, Toni Kroos, dan Gareth Bale serta memainkan kuartet Lucas Vazquez, Casemiro, Mateo Kovacic, dan Marco Asensio di lini tengah.
Pilihan starting eleven yang tak biasa tersebut justru memberi tuah bagi Real Madrid. "Real Madrid masih seperti biasa. Pemain-pemain yang saya pilih di starting XI bermain dengan baik, mereka berlatih dengan giat juga," ujar Zidane usai laga melawan PSG di Stadion Parc de Princes, Paris.
Lucas Vazquez yang bermain di posisi sayap kanan berhasil membukukan satu assist untuk gol Cristiano Ronaldo (menit ke-51). Setelah PSG menyamaÂkan kedudukan melalui Edinson Cavani (71’), Real Madrid kemÂbali unggul lewat gol Casemiro (80’).
Tak heran jika Zidane memuji kinerja para pemain di pertandÂingan melawan PSG ini. "Para pemain bermain gemilang dan selalu fokus sejak awal laga. Hal tersebut sangat penting," ujar Zidane.
"Kami menang di stadion yang susah dan seperti pada leg pertama, kami puas dan sangat senang," tambah Zizou. Kini mereka menunggu undian unÂtuk lawan selanjutnya di babak perempat final.
Sementara itu, Paris Saint- Germain harus kembali menÂgubur mimpinya untuk menÂguasai sepak bola Eropa. Tapi, mereka tak akan buru-buru memikirkan perubahan.
PSG sebenarnya optimistis biÂsa membalikkan keadaan setelah kalah 1-3 di Santiago Bernabeu. Namun, mereka ternyata tampil tak sesuai harapan di kandang sendiri.
Tanpa Neymar yang cedera, PSG kesulitan menembus pertahanan Madrid. Serangan-serangan yang mereka bangun seringkali mentok di lini belaÂkang tim tamu.
"Kami sama sekali tak senang. Kami sangat, sangat kecewa dengan hasil ini," ujar Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, kepada L'Equipe.
"Di babak pertama kami menÂdominasi. Kami cuma kurang gol saja. Dengan satu gol, pertandinÂgan akan berubah. Kartu merah Verratti membunuh peluang kami. Kami akan berusaha, memberi lebih banyak untuk klub dan para suporter kami," kata Al-Khelaifi.
PSG sebenarnya sudah beruÂsaha sangat keras demi menakÂlukkan Eropa. Mereka mencopot Laurent Blanc, yang memberiÂkan tiga gelar Liga Prancis seÂcara beruntun, dari kursi pelatih dan menggantinya dengan Unai Emery. ***
BERITA TERKAIT: