Sejak awal 2017, performa Arsenal di Premier League bisa dikatakan cukup merosot. Hingga pertandingan pekan ke-34, kubu London Utara itu hanya menduduki peringkat 7 klaseÂmen sementara Premier League dengan 57 poin.
Demi kembali bermain di Liga Champions musim depan,
The Gunners pantang kehilangan poin lagi hingga akhir musim nanti.
Kemenangan Manchester City untuk melaju ke Final FA Cup memberikan tambahan kepercayaan diri saat menghadapi laga tengah pekan nanti. "Kami terus solid sebagai tim. Kami perlu menunjukkannya saat melawan Leicester City," kata Ramsey.
Sementara itu manajer Leicester, Craig Shakespeare tak terpengaruh penampilan Arsenal di Piala FA. Dia memilih fokus memperbaiki timnya daripaÂda mengomentari lawannya. "Melihat pertandingan Arsenal tak mengacaukan saya, tapi mereka layak menang pada akhÂirnya," kata Shakespeare.
The Foxes baru saja tersingkir dari Liga Champions usai kalah agregat 1-2 dari Atletico Madrid. Mereka juga berpotensi tak bisa menurunkan sang kapten Wes Morgan yang cedera hamstring, Islam Slimani dan Papy Mendy yang harus menjalani operasi engkel dalam laga tersebut.
Jika menilik sejarah pertemuan kedua tim, Arsenal masih diungÂgulkan. Secara umum
The Foxes belum sekalipun mengalahkan Arsenal semenjak tahun 2003 silam sehingga
The Gunners harusnya bisa mengatasi perlaÂwanan Leicester.
Jelang laga ini kubu Arsenal tengah dilanda badai cedera yang cukup parah. Tercatat Santi Cazorla, Lucas Perez, David Ospina, Jeff Reine-Adelaide dan Shkodran Mustafi nampaknya tidak bisa tampil pada tengah pekan nanti karena masih dalam proses pemulihan cedera.
Mengingat jadwal yang cuÂkup padat, Arsene Wenger akan menggunakan skema 3 bek. Danny Welbeck akan ditunjuk sebagai juru gedor mereka pada laga ini, dia akan dibantu Alexis Sanchez dan Mesut Ozil. Di lini pertahanan, kemungkinan akan memainkan trio Rob Holding, Laurent Koscielny dan Gabriel Paulista untuk mengawal Petr Cech selaku palang pintu terakhir mereka. ***
BERITA TERKAIT: