Pelatih Sevilla Jorge Sampaoli mengaku sudah menyerah dalam perburuan gelar juara La Liga setelah melihat penampilan timÂnya semakin menurun. Kondisi itu terlihat saaat kekalahan 1-3 dari Atletico Madrid di Vicente Calderon (19/3). Sampaoli seÂmakin yakin, gelar juara La Liga sudah jauh dari genggaman.
Bila dibandingkan dengan kondisi tiga pesaingnya Real Madrid, Barcelona dan Atletico Madrid, Sevilla semakin sulit bersaing. "Kami semakin sulit menjuara La Liga. Kini kami harus melihat peluang untuk bisa lolos langsung ke Liga Champions," kata Sampaoli.
Sialnya, sikap pesimisme itu masih membalut Sevilla saat menjamu Granada di pekan ke-33, di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Sabtu (22/4). "Kami harus mencari solusi mengemÂbalikan Sevilla seperti semula saat menghadapi Granada," ujarnya.
Tapi kondisi serupa juga dialami Granada. Sang pelatih, Tony Adams menjalani debut buruk saat timnya, kalah 3-0 di kandang atas Celta Vigo yang memainkan tim cadangannya, pada pekan lalu. Ini juga menÂjadi laga yang tak mudah di sini dan sulit untuk melihat akhir pekan ini selain kemenangan kandang meyakinkan untuk Sevilla. Tim muda Granada tampak tak punya kedalam skuat musim ini, yang tentunya membuat pekerjaan semakin berat untuk mantan legenda Arsenal dan Inggris ini.
Granada kini tujuh poin dari zona aman dengan hanya enam pertandingan lagi. Mereka hanya mengambil satu poin dari 7 laga terakhir untuk melihat nasib mereka yang sepertinya akan terdegradasi.
Mereka memiliki masalah di kedua ujung lapangan. Granada mencatat rekor mencetak gol terburuk kedua di La Liga denÂgan hanya 0,84 per game dan rekor pertahanan terburuk kedua dengan 2,13 gol per game keÂbobolan.
Kemenangan Granada 4-1 di kandang pada akhir musim lalu datang saat Sevilla berfokus meraih gelar Liga Eropa. Kini situasinya berbeda, dimana anak asuh Sampaoli kini tertarik untuk mengamankan finish empat besar dan tempat di Liga Champions lagi musim depan.
Mereka memang tidak daÂlam kondisi on fire seperti di awal musim tapi dua laga teraÂkhir lebih baik dan kami meÂlihat mereka kembali bermain menyerang saat mengalahkan Depor 4-2 dalam pertandingan kandang mereka belum lama ini. Dengan rasio 73 persen menang di kandang dan 1,93 gol per pertandingan kandang rata-rata. Mereka tidak memiliki striker yang benar-benar produktif tetapi banyak pemain yang bisa mencetak gol.
Jovetic atau Ben Yadder akan memimpin lini depan tuan ruÂmah dengan dukunga Sarabia dan Correa di kedua sayap sementara Krane dan N'Zonzi akan menggalang lini tengah. Sedangkan tim tamu punya Kravets di lini depan dengan dukungan trio, Carcela, Wakaso, dan Andreas Pereira sedang Agbo dan Estupinan akan berÂtarung di lini tengah. ***
BERITA TERKAIT: