City Didenda Rp 585 Jeti

Protes Penalti Lawan Liverpool

Rabu, 29 Maret 2017, 08:34 WIB
City Didenda Rp 585 Jeti
Sergio Aguero/Net
rmol news logo Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) menjatuhkan denda terh­adap Manchester City. Itu terkait protes dari para pemainnya terhadap penalti di laga kontra Liverpool.

City didakwa FA sepekan yang lalu karena para pemainnya memprotes dan mengerubungi wasit Michael Oliver, yang mem­berikan penalti untuk Liverpool. Laga yang berlangsung di Etihad Stadium, Ahad (19/3) lalu itu berakhir imbang 1-1, dengan gol penalti James Milner dibalas sepakan Sergio Aguero.

City pada prosesnya menerima dakwaan tersebut dan tak men­gajukan banding. Alhasil mereka kemudian dijatuhi denda 35 ribu poundsterling atau sekitar 585 juta rupiah atas insiden itu.

"Menyusul sesi dengar penda­pat dengan Komisi Regulasi Independen, Manchester City telah dihukum 35 ribu poundsterling setelah klub ini mengakui dakwaan atas kelakuan buruk," ungkap FA dalam pernyataannya.

"City melanggar aturan FAE 20 (a) bahwa di atau seki­tar menit ke-50 laga melawan Liverpool pada 19 Maret 2017, klub gagal memastikan para pe­mainnya menjaga sikap masing-masing dengan tertib," demikian seperti dikutip Sky Sports.

City juga didenda dengan nilai serupa sebelumnya, atas kasus yang sama dalam duel melawan Chelsea di Desember lalu.

Kiper Chile Claudio Bravo disebut-sebut ingin mening­galkan Manchester City. Bravo membantah rumor tersebut dan menegaskan dirinya bahagia di klubnya.

Kiper berusia 33 tahun itu hijrah ke City dari Barcelona di musim panas ini. Menanggung ekspektasi besar, Bravo justru gagal beradaptasi dengan baik di awal kariernya berlaga di Inggris.

Bravo membuat banyak ke­salahan sehingga memaksa manajer City Josep Guardiola memberikan tempatnya kepada Willy Caballero sejak pergan­tian tahun. Alhasil, Bravo kini dimainkankan di laga-laga Piala FAsedangkan Caballero di Liga Premier.

Dengan performa buruk Bravo, Guardiola dikabarkan ingin mendatangkan seorang kiper lagi ke City pada musim panas nanti. Meski begitu, Bravo memastikan dirinya tidak akan kemana-mana.

"Kabar mengenai aku tidak bermain keluar, banyak contoh dari berita bohong yang ditu­lis," cetus Bravo yang dilansir ESPNFC.

"Banyak kabar juga ditulis dari negara ini yang juga tidak benar -- bahwa aku memiliki psikolog, atau seorang guru ba­hasa Inggris untuk mempercepat adaptasiku (dengan kehidupan di Inggris)," tambahnya. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA