Seperti biasanya kontes slam dunk NBA All-Star 2017 diikuti empat peserta. Pada putaran perÂtama, De Andre Jordan dan finaÂlis musim lalu Aaron Gordon harus tersingkir. Gordon padaÂhal difavoritkan jadi juara tahun ini setelah tampil cemerlang dan hanya kalah tipis dari Zach LaVine tahun lalu.
Gordon tersisih karena pada dunk keduanya gagal memasukkan bola ke ring hingga tiga kali percobaan. Dunk pertama Gordon dengan bantuan drone juga tak terlalu memukau lima juri yang terdiri dari Alonzo Morning, Dominique Wilkins, Chris Webber, Garu Payton dan David Robinson.
Robinson III keluar seÂbagai juara setelah pada dunk terakhir putaran fiÂnal memukau juri sehingga mendapat angka sempurna 50. Robinson III melewati rekan setimnya, Paul George, maskot dan dancer Pacers.
Nasib apes menimpa Jones di putaran final slam dunk NBA All-Star 2017. Pada kesempatan pertama, dia gagal melakukan dunk dari tiga kali percobaan seÂhingga mendapat poin sedikit.
Sementara itu, Eric Gordon menjadi juara kontes tembakan tiga angka. Shooting guard Houston Rockets itu menyisiÂhkan Kyrie Irving dan Kemba Walker di putaran final. Juara bertahan Klay Thompson harus tersisih di putaran pertama.
Pertarungan sengit terjadi antara Gordon dan Irving di putaran final slam dunk NBA All-Star 2017. Karena sama-sama meraih 20 poin, penentuan pemenang harus dilakikan lewat tiebreaker. Gordon akhirnya keÂluar sebagai pemenang 21-18.
Tiga dunk paling mencolok dari Robinson adalah ketika dia melompati dua orang yang seÂdang dipanggul dan melakukan back dunk sempurna.
Kemudian ada sebuah dunk yang tak menggemparkan ketika dilihat langsung. Tapi, saat meliÂhat rekaman ulang, dia melakuÂkan 360 dunk yang diakhiri dengan menutup mata.
"Tak banyak performa menÂcolok Robinson yang layak mendapat angka tinggi. Paling tidak di aksi terakhir saat dia melompati tiga orang dengan tingÂgi badan berbeda dan melakukan power dunk. Ini yang membuat kami memenangkan Robinson," kata salah seorang juri.
Kontes tembakan tiga angka NBA memang dipersingkat dari tiga putaran menjadi dua putaran seperti pada tahun 2000. Namun, guard Houston Rockets, Eric Gordon, butuh tiga putaran penuh untuk mengamankan keÂmenangan di JBL Three- Point Contest, mengalahÂkan Kyrie Irving.
Pada babak tambahan, Irving sukses menyelesaiÂkan delapan dari 10 tembaÂkan dari tiap sudut. Gordon kemudian sukses mencetak 21 poin untuk memeÂnangi ini, dan menjadi pemain Rockets perÂtama dalam sejarah yang memenangi kontes temÂbakan tiga poin. ***
BERITA TERKAIT: