Robinson III Raja Slam Dunk

Jelang All Star NBA

Senin, 20 Februari 2017, 09:43 WIB
Robinson III Raja Slam Dunk
Glen Robinson III/Net
rmol news logo Small forward Indiana Pacers Glenn Robinson III membuat kejutan dengan menjadi juara kontes slam dunk NBA All-Star 2017 di New Orleans, AS ke­marin. Robinson mengalahkan Derrick Jones Jr di putaran final.

Seperti biasanya kontes slam dunk NBA All-Star 2017 diikuti empat peserta. Pada putaran per­tama, De Andre Jordan dan fina­lis musim lalu Aaron Gordon harus tersingkir. Gordon pada­hal difavoritkan jadi juara tahun ini setelah tampil cemerlang dan hanya kalah tipis dari Zach LaVine tahun lalu.

Gordon tersisih karena pada dunk keduanya gagal memasukkan bola ke ring hingga tiga kali percobaan. Dunk pertama Gordon dengan bantuan drone juga tak terlalu memukau lima juri yang terdiri dari Alonzo Morning, Dominique Wilkins, Chris Webber, Garu Payton dan David Robinson.

Robinson III keluar se­bagai juara setelah pada dunk terakhir putaran fi­nal memukau juri sehingga mendapat angka sempurna 50. Robinson III melewati rekan setimnya, Paul George, maskot dan dancer Pacers.

Nasib apes menimpa Jones di putaran final slam dunk NBA All-Star 2017. Pada kesempatan pertama, dia gagal melakukan dunk dari tiga kali percobaan se­hingga mendapat poin sedikit.

Sementara itu, Eric Gordon menjadi juara kontes tembakan tiga angka. Shooting guard Houston Rockets itu menyisi­hkan Kyrie Irving dan Kemba Walker di putaran final. Juara bertahan Klay Thompson harus tersisih di putaran pertama.

Pertarungan sengit terjadi antara Gordon dan Irving di putaran final slam dunk NBA All-Star 2017. Karena sama-sama meraih 20 poin, penentuan pemenang harus dilakikan lewat tiebreaker. Gordon akhirnya ke­luar sebagai pemenang 21-18.

Tiga dunk paling mencolok dari Robinson adalah ketika dia melompati dua orang yang se­dang dipanggul dan melakukan back dunk sempurna.

Kemudian ada sebuah dunk yang tak menggemparkan ketika dilihat langsung. Tapi, saat meli­hat rekaman ulang, dia melaku­kan 360 dunk yang diakhiri dengan menutup mata.

"Tak banyak performa men­colok Robinson yang layak mendapat angka tinggi. Paling tidak di aksi terakhir saat dia melompati tiga orang dengan ting­gi badan berbeda dan melakukan power dunk. Ini yang membuat kami memenangkan Robinson," kata salah seorang juri.

Kontes tembakan tiga angka NBA memang dipersingkat dari tiga putaran menjadi dua putaran seperti pada tahun 2000. Namun, guard Houston Rockets, Eric Gordon, butuh tiga putaran penuh untuk mengamankan ke­menangan di JBL Three- Point Contest, mengalah­kan Kyrie Irving.

Pada babak tambahan, Irving sukses menyelesai­kan delapan dari 10 temba­kan dari tiap sudut. Gordon kemudian sukses mencetak 21 poin untuk meme­nangi ini, dan menjadi pemain Rockets per­tama dalam sejarah yang memenangi kontes tem­bakan tiga poin. ***

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA