Kepada Ellyas, Menpora berpesan agar dia tetap semangat dan menjaga kesehatan di masa tuanya.
"Saya sudah melihat kondisinya, di sana tadi saya ajak ngobrol agar semangat. Bung Ellyas semakin baik setelah di kasih ring. Tensinya sudah mulai turun dari 180/79 menjadi 158/79. Saran dokter tadi lebih banyak istirahat," jelas Imam.
Menurutnya, sekarang ini Ellyas hanya menunggu pemulihan saja.
"Bung Ellyas merasa lebih enak dibandingkan pertama kali masuk RS. Bahkan saat saya tanya sama susterya dari angka 10 sampai angka 1 ternyata sudah di angka 7 berarti sudah ada perbaikan. Berkaitan dengan bantuan, sudah di kordinasikan. Menkes juga sangat membantu sekali. Dan Ellyas juga mengunakan BPJS. Jadi saya kira tidak masalah," jelas Menpora.
"Sebelum sakitkan Bung Ellyas terlalu semangat main tenis meja bahkan sampai beberapa set. Ini mungkin karena sudah usia juga jadi sakit. Sekarang ini agak di kurangin olahraganya."
Elly mengeluh sakit pada Selasa (14/2) namun baru dibawa ke rumah sakit dua hari kemudian. Ia mendapat perawatan di rumah sakit kawasan Serpong. Tapi atas inisiatif keluarga, perawatan Elly dipindah ke rumah sakit Harapan Kita.
Adapun Ellyas Pical merupakan salah satu petinju yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Prestasi terbaiknya terjadi saat dia meraih gelar juara dunia IBF kelas bantam junior pada 1985.
[sam]
BERITA TERKAIT: