El Hadary Si Tua-tua Keladi

Burkina Faso vs Mesir

Jumat, 03 Februari 2017, 10:00 WIB
El Hadary Si Tua-tua Keladi
Essam El Hadary/Net
rmol news logo Mesir melangkah ke babak final Piala Afrika 2017 setelah menyingkirkan Burkina Faso di semifinal lewat drama adu penalti, dini hari, kemarin. Kiper gaek, Essam El Hadary menjadi bintang di laga tersebut.

Dalam partai semifinal yang digelar di Stade d'Angondje, Libreville tersebut kedua tim bermain imbang 1-1 selama 90 menit dan dua babak tam­bahan.

Kepastian The Pharaohs-julukan Mesir ke final pada ta­hun ini berkat penampilan gemi­lang Mohamed Salah. Pemain AS Roma itu membuka keung­gulan Mesir pada menit ke-66 menyambut assist Mahmoud Kahraba.

Namun, Burkina Faso menya­makan skor lewat aksi Aristide Bance pada menit ke-73. Skor 1-1 bertahan selama 2x45 menit.
 
Setelah waktu normal habis, laga pun dilanjutkan ke dua babak tambahan. Akibat tak ada gol tercipta, babak adu penalti pun harus dilalui untuk menen­tukan pemenang.

Hasilnya, Mesir unggul 4-3 dalam babak tersebut. Dalam babak tos-tosan tersebut, cuma satu eksekutor Mesir yang gagal, yaitu Abdallah El Said. Sisanya, Ramadan Sobhi, Ahmed Hegazi, Salah, dan Amr Warda sang­gup menjalankan tugas dengan sempurna.

Di kubu lawan, penendang Burkina Faso yang mengemban tanggung jawab dengan mulus adalah Alain Traore, Banou Diawara, dan Steeve Yago. Dua algojo terakhir mereka, Herve Kouakou Koffi dan Bertrand Traore tak mampu menaklukkan kiper Mesir, Essam El Hadary.

Di laga ini El Hadary menjadi pemain tertua dengan usia 44 tahun. Meski sudah uzur, justru semakin menjadi. Dia menjadi pahlawan bagi Mesir yang lolos ke partai puncak. Peran vitalnya tak hanya saat adu penalti, me­lainkan sepanjang laga berjalan 120 menit.

El Hadary mampu melakukan delapan penyelamatan dari 24 usaha tembakan pemain Burkina Faso. "Tak sia-sia saya mem­bawanya ke Gabon. Hasilnya kini terlihat. Saya yakin kami bisa juara jika performa El Hadary bisa konsisten," kata pelatih Mesir, Hector Cuper.

Terakhir kali Mesir melangkah ke final Piala Afrika tejadi pada 2010. Dalam tiga perhelatan terakhir sebelum edisi kali ini, Mesir kerap gagal melangkah ke partai puncak. Setelah itu, Mesir yang sudah menjuarai Piala Afrika hingga tujuh kali itu absen dari gelaran sepak bola Benua Mutiara Hitam tersebut.

Di babak final, Mesir akan menanti pemenang pertandingan semifinal antara Kamerun dan Ghana yang berlangsung hari ini. Sementara itu partai final akan digelar pada akhir pekan (5/2). ***
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA