Leicester kembali dipaksa menelan pil pahit. Bertandang ke Stadion Turf Moor, dinihari, kemarin, Leicester menderita kekalahan tipis dengan skor 0-1.
Burnley dan Leicester menyudahi babak pertama tanpa gol. Di menit-menit akhir waktu normal,
The Clarets berhasil mencetak gol kemenangan lewat pemain pengganti, Sam Vokes.
Tapi Ranieri tak terima denÂgan gol Vokes dan memprotes keputusan wasit. Dia menilai gol itu harusnya dianulir karena menggunakan tangan.
Vokes terlihat mengendalikan si kulit bundar dengan tangan dalam proses gol tersebut walaupun wasit Mike Dean tetap mengesahkan gol.
"Si penyerang lawan mengontrol bola dengan tangan, dan wasit tak melihatnya, sulit sekali menerimanya," kata Ranieri.
Kekalahan tersebut membuat Leicester, sang juara bertahan Premier League, kini terpuruk di posisi 16 papan klasemen dengan 21 poin alias cuma berjarak dua angka dari zona degradasi.
Hasil itu menjadi kekalahan ketiga berturut-turut yang diderita Leicester di Premier League. Sebelumnya,
The Foxes tumbang di tangan Southampton 0-3 dan Chelsea dengan skor yang sama.
Kemenangan itu bagi Burnley mengobati kekalahan dramatisnya melawan Arsenal 1-2. Burnley kini duduk di peringkat kesembilan dengan 29 poin, sedangkan Leicester terpuruk di posisi 16 dengan 21 poin, hanya berjarak dua poin dari zona degradasi.
Burnley lebih dominan di daÂlam pertandingan ini. Diungkap ESPN, Burnley memiliki 59 persen penguasaan bola dengan menciptakan 24 percobaan (3 mengarah ke gawang) sedanÂgkan Leicester menghasilkan 13 percobaan (5 mengarah ke gawang). Vokes, hanya buÂtuh 10 menit untuk membuat perbedaan setelah masuk ke lapangan dengan menggantiÂkan Ashley Barnes. Diawali sepak pojok Paul Robinson, bola disundul Michael Keane ke jalur Vokes untuk diselesaiÂkan dengan sontekan kaki kiri dari jarak dekat.
Kontroversi mewarnai gol semata wayang Burnley. Vokes dianggap melakukan hand ball lebih dulu sebelum mencetak gol ke gawang Leicester.
Sebelumnya, masing-masing tim mengklaim penalti tapi tidak digubris wasit. Burnley menÂgajukan penalti setelah Danny Drinkwater tampak mendorong Keane di dalam kotak terlarang di babak pertama.
Setelahnya, Leicester melakuÂkan hal serupa setelah Jamie Vardy jatuh di kotak penalti Burnley usai beradu dengan Tom Heaton. ***
BERITA TERKAIT: