Pengumuman kebangkrutan tim asal Inggris itu disampaikan oleh FRP Advisory tim yang membantu mencarikan sponsor untuk Manor. "Dalam bulan-bulan terakhir, manajemen tanpa henti mencari investor baru ke dalam tim," tulis FRP Advisory.
"Sayangnya kami tak mampu mendapatkan sponsor yang mampu memberikan dana untuk tim ini. Manor Racing sudah meruÂmahkan karyawan mereka pada Jumat (27/1/2017) lalu," tambah sumber tersebut.
Manor pun berjanji akan memÂbayarkan gaji 212 karyawannya yang sudah dirumahkan pada 31 Januari 2017. Manor Racing adalah tim yang dimiliki oleh Just Racing Services yang berasa dari Inggris.
Sayangnya dalam beberaÂpa bulan terakhir, Just Racing Services tak mampu lagi membiÂayai Manor. Sempat disebut ada investor asal Asia yang berminat membeli Manor Racing. Tapi itu cuma rumor.
Tanpa Manor, kompetisi F1 musim ini pun tinggal diikuti 10 tim. Sebelum bangkrut, Manor telah berupaya ditawarkan ke inÂvestor lain lewat FRP di Inggris.
Manor memulai petulangannya di dunia balap. Berawal dari nama pemilik, tim balap tersebut bernama Virgin Racing pada 2010 silam.
Manor kemudian berubah naÂma jadi Marussia setahun kemuÂdian. Salah satu pukulan terbesar Marussia adalah pada 2014 siÂlam. Kala itu salah satu pebalap muda berbakat yang membela tim Manor, Jules Bianchi, tewas setelah mengalami cedera serius akibat kecelakaan dalam ajang Grand Prix Jepang.
Itu kemudian menjadi momen terburuk Marussia, dan memuÂtuskan mengganti nama tak lagi Marussia melainkan Manor Racing setelah ada investasi dari investor lain pada awal musim 2016.
"Sangat sedih mendengar kabar tentang Manor Racing hari ini, semoga semua mendapatkan yang terbaik dan juga para orang berÂbakat yang bekerja sangat keras di sana," tukas mantan pebalap Manor, Esteban Ocon, mendoaÂkan para staf tim balap tersebut.
Ocon berada di tim itu mengÂgantikan Rio Haryato pada setengah musim lalu. Kini, Ocon sudah bukan lagi pebalap Manor. Kini ia menjadi pebalap Force India. ***
BERITA TERKAIT: