Sesal Sang Kapten

Sevilla vs Real Madrid 2-1

Selasa, 17 Januari 2017, 08:25 WIB
Sesal Sang Kapten
Sergio Ramos/Net
rmol news logo Dominasi Real Madrid se­lama 40 laga akhirnya terhenti usai ditaklukkan Sevilla 2-1. Sergio Ramos membuat sejarah kelam di karir sepakbolanya.

Pelatih Madrid, Zinedine Zidane mengungkapkan faktor kekalahan tim asuhannya di markas Sevilla, Ramon Sanchez Pizjuan, akibat kehilangan fokus di lima menit terakhir.

Usai bermain imbang di 45 menit pertama, Madrid me­mecah kebuntuan lewat gol penalti Cristiano Ronaldo di tengah-tengah babak kedua, menyusul pelanggaran terhadap Dani Carvajal.

Memasuki lima menit tera­khir, Sevilla menyamakan skor setelah kapten Madrid Sergio Ramos membuat gol bunuh diri. Sampai akhirnya pemain pengganti

Stevan Jovetic menentukan kemenangan Los Rojiblancos setelah membuat gol di injury time.

"Kami santai selama lima menit dan itu sudah cukup un­tuk membuat kami kehilangan kemenangan," kata Zidane.

Hasil ini menghentikan laju tidak terkalahkan El Real yang sudah berjalan 40 pertandingan di seluruh kompetisi. Terakhir kali Madrid menelan kekalahan saat ditekuk Wolfsburg 0-2 pada laga Liga Champions, April 2016.

Pada pertandingan itu, Sevilla lebih dominan menguasai 57 persen bola dengan menciptakan 9 percobaan (4 mengarah ke gawang). Sedangkan Madrid membuat 10 percobaan, tapi hanya tiga yang mengarah ke gawang.

Meski kalah Madrid masih memuncaki klasemen den­gan perolehan 40 poin, ung­gul satu poin dari Sevilla di bawahnya tapi masih memiliki satu pertandingan di tangan. Barcelona di peringkat ketiga dengan selisih dua poin dan Atletico Madrid keempat usai mengantongi 34 poin.

Bek dan kapten Los Blancos, Sergio Ramos membuat kesala­han yang mengakibatkan keka­lahan di tangan Sevilla.

Ramos yang biasanya menc­etak gol penting di menit-menit akhir tidak seberuntung laga-laga sebelumnya. Di menit 85, pemain Spanyol itu membuat gol bunuh diri yang membuat Sevilla bisa kembali dalam per­mainan. Sampai akhirnya, pe­main pengganti Stevan Jovetic mencetak gol di masa injury time yang menentukan keme­nangan tim tuan rumah.

"Ini kemenangan pertama sa­ya atas tim sebesar Real Madrid, sebuah laga yang menyenang­kan," kata Jovetic.

Bagi Ramos, gol bunuh diri tersebut meninggalkan catatan tak menyenangkan.

Itu adalah gol bunuh diri pertamanya selama berkarier di La Liga.

"Ketika kami menang, kami menang bersama-sama, dan ketika kami kalah, itu sama. Kami tidak mampu menghabisi mereka," ucapnya dikutip dari Opta. ***
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA