Nico Pensiun Dini, Banyak Penggantinya

Formula 1

Senin, 05 Desember 2016, 09:44 WIB
Nico Pensiun Dini, Banyak Penggantinya
Nico Rosberg/Net
rmol news logo Keputusan Nico Rosberg pensiun dini membuat Mercedes kini harus mencari pengganti. Kabarnya, separuh pebalap F1 saat ini disebut sudah menawar­kan diri.

Klaim tersebut dilontarkan oleh Chairman Nonexecutive Mercedes Niki Lauda, menyusul keputusan mendadak Rosberg untuk pensiun dari dunia mem­balap 'Jet Darat' hanya beberapa hari setelah memastikan diri jadi kampiun F1 2016. "Beberapa jam sebelum pengumuman ke publik," ucap Lauda kepada Gazzetta dello Sport dan dikutip Motorsport.com, ketika ditanya kapan dirinya tahu Rosberg me­mutuskan pensiun.

"Ia memberi tahu kami lewat telepon. Saya menerimanya den­gan buruk, saya tidak mendug­anya, di Mercedes tak ada yang membayangkan ia sudah merasa cukup. Pada awalnya saya tidak percaya. 'Nico, apa mungkin kamu sedang bergurau? Apa ini lelucon?' Tapi ia bilang semua itu memang benar," tuturnya.

Keheranan juara dunia F1 seban­yak tiga kali (1975, 1977, 1984) itu sedemikian besar karena mem­bandingkan dirinya dulu dengan keputusan Rosberg saat ini. "Ketika saya menjuarai titel pertama, saya langsung memikirkan bagaimana caranya meraih yang kedua. Tak demikian dengan Nico. Keputusan Rosberg membuat kami terkaget-kaget dan semua yang berkontribusi pada keberhasilannya meraih titel menerima dengan buruk," sebut Lauda.

Lauda mengatakan fakta bah­wa para pebalap top saat ini masih dalam kontrak dengan tim lain membuat tugas meng­gantikan Rosberg tidak mudah. Menunjuk pebalap muda, seperti Pascal Wehrlein, pun merupakan langkah berisiko.

"Kami sudah kehilangan se­orang kampiun, pebalap terbaik 2016. Takkan mudah menggan­tikannya karena seluruh driver dengan standar tertentu sudah dikontrak tim lain," katanya.

"Merekrut seorang pebalap muda berisiko, kami tak tahu pasti apa ia bisa jadi tangguh. Praktis separuh dari pebalap yang ada saat ini sudah me­nawarkan dirinya sendiri," ujar Lauda.

Pebalap MotoGP Valentino Rossi juga kaget dengan kepu­tusan Nico Rosberg pensiun. Namun Rossi menghormati kepu­tusan driver Jerman tersebut.

Level stres yang sangat tinggi menjadi alasan utama pebalap ber­darah Finlandia itu untuk menu­tup kariernya. Tidak sedikit yang memahami keputusan Rosberg. Namun juga ada yang mengang­gap Rosberg tidak punya nyali untuk bersaing di masa depan.

"Keputusan itu mengejutkan, sebagian karena aku sering ber­bicara dengan Nico, terutama ketika dia memenangi balapan," ujar Rossi kepada GP One.

"Kupikir itu adalah sebuah keputusan yang harus dihormati karena itu jelas adalah sebuah pilihan pribadi," tambah the Doctor.  ***

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA