Untuk bisa lolos ke babak kedua, Murray dipaksa bekerja keras meladeni perlawanan ketat dari Andres Seppi meski akhirnya menang dengan skor 6-2, 7-5.
Usai laga, Murray mengaku meski kelelahan, dia masih bisa bermain dengan baik setelah absen latihan beberapa pekan. "Saya pikir, saya bisa melakuÂkannya dengan baik," katanya dikutip
Reuters.
Berbeda dengan dengan Nadal. Meski kerap didera cedera, petenis Spanyol itu sukses menyudahi perlawanan petenis Italia, Paolo Lorenzi dengan mudah 6-1, 6-1.
Juara pada 2005 itu berpeluang bertemu dengan rekan senegara, Albert Ramos-Vinolas. Syaratnya Vinolas harus bisa mengalahkan Adrian Mannarino.
Sementara itu Maria Sharapova sedang bahagia karena bisa kembali pada April menÂdatang menyusul pengurangan hukuman yang dijalaninya.
Pengadilan Arbitrase Olahraga mengabulkan tuntutannya. Hukuman selama dua tahun akhirnya bisa dipangkas menÂjadi sembilan bulan atas kasus menggunakan doping jenis meldonium.
Dengan pengurangan itu Masha dipastikan bisa kembali berlaga pada 26 April 2017 dan akan bermain pada tiga dari emÂpat Grand Slam tahun depan.
Masha mengaku mendapat pelajaran berharga atas kasus ini. "Saya merasa sesuatu yang saya cintai telah direbut, dan akan benar-benar menyenangÂkan bisa kembali," katanya di halaman facebooknya.
Tak hanya Marsha. Salah satu penyokongnya, Porsce turut senang dengan putusan tersebut dan siap melanjutkan kontraknya. "Kami menyamÂbut baik putusan CAS dan kami bangga dengan Maria," bunyi pernyataan Porsce dikutip
TASS. ***
BERITA TERKAIT: