Hanya ada satu gol di laga yang digelar di King Power Stadium itu. Slimani mencetak gol tersebut untuk
The Foxes di menit ke-25.
Saat masih berkostum Sporting Lisbon, Slimani dijuluki Si Pembunuh Naga oleh suporternya. Dia mendapatkan julukan tersebut karena rajin menjebol gawang Porto. Porto sendiri punya julukan Dragoes atau 'Si Naga'.
Selama tiga musim berkostum Sporting, Slimani enam kali menghadapi Porto dan mencetak enam gol. Lima gol di antaranya tercipta pada tahun ini.
Catatan apik Slimani saat menghadapi Porto ternyata berlanjut setelah striker asal Aljazair itu pindah ke Leicester City. Slimani menjadi penentu kemenangan
"Saya sangat yakin dengan Slimani karena sering mencetak gol ke gawang Porto ketika dia masih jadi pemain Sporting," kata manajer Leicester, Claudio Ranieri.
Slimani didatangkan Leicester dengan biaya mencapai 29 juta Poundsterling. Sejauh ini penyerang 28 tahun tersebut telah mengemas tiga gol dalam empat laga bersama Leicester.
Bagi Porto, kekalahan ini makin menambah suram rekam jejak mereka saat berlaga di tanah Inggris. Dari 16 lawatan sebelÂumnya, Porto tak pernah menang dengan maksimal meraih dua hasil seri dan 14 kekalahan.
Kekalahan ke-15 ini terasa menyakitkan mengingat Porto punya beberapa peluang untuk bikin gol termasuk sepakan Jesus Corona di menit ke-84 yang membentur tiang gawang.
"Tidak mudah tentunya melaÂwat ke markas juara Premier League. Kami memulai start dengan buruk," kata pelatih Porto, Nuno Espirito Santo dikutip
Soccerway.
Kekalahan ini menempatkan Porto di posisi ketiga klasemen dengan satu poin, hasil satu seri dan satu kekalahan. ***
BERITA TERKAIT: