Terbiasa Ditekan

Senin, 19 September 2016, 09:49 WIB
Terbiasa Ditekan
Frank de Boer/Net
rmol news logo Frank de Boer tak terlalu merisaukan rumor pemecatan yang membayangi dirinya seiring keterpurukan Inter Milan. Pelatih itu mengaku sudah terbiasa dengan tekanan.

Baru menangani Inter dalam empat pertandingan, De Boer sudah dikabarkan terancam pemecatan. Jika Inter kalah dari Juventus di Seri A akhir pekan ini, pria asal Belanda itu kabarnya akan didepak dan di­gantikan oleh Fabio Capello.

Kekalahan mengejutkan dari klub Israel, Hapoel Be'er Sheva, dengan skor 0-2 di matchday 1 Liga Europa lalu memantik ru­mor tersebut. Itu adalah kekala­han kedua Inter dari empat laga kompetitif yang sudah mereka mainkan di semua kompetisi. Sampai saat ini, Nerazzurri baru satu kali menang.

Soal isu pemecatan yang su­dah menghampirinya, De Boer tak terlalu mempermasalah­kannya. Mantan pelatih Ajax itu mengaku sudah terbiasa menghadapi tekanan. De Boer juga yakin bisa mengatasinya dan membawa Inter kembali kompetitif.

"Ketika Anda adalah manajer Inter, akan selalu ada tekanan dan Anda butuh hasil. Saya sudah bilang beberapa pekan lalu bahwa Anda tidak bisa men­gubah segalanya dalam empat pekan," ujar De Boer seperti dikutip dari Football Italia.

"Kami bekerja sangat keras dengan semua orang di klub agar berkembang, saya pikir kami akan dan saya terbiasa dengan tekanan, jadi ini bukan masalah untuk saya. Saya memilih peker­jaan ini karena saya pikir saya bisa menanganinya," lanjut pelatih yang menggantikan Roberto Mancini pada Agustus lalu itu.

De Boer menambahkan, di­rinya bisa melihat ke cermin dengan kejujuran dan menga­takan Inter telah melakukan segalanya dalam kemampuan untuk mengembalikan tim ke tempatnya. Dia yakin akan melakukannya.

"Ini adalah proyek, Anda tidak melangkah ke arah lain secara tiba-tiba setelah beberapa pekan. Ini adalah yang kami inginkan dan apa yang mereka inginkan, yang mana merupakan hal pal­ing penting," kata De Boer.

Sementara itu performa Ever Banega bersama Inter Milan belumlah memuaskan. Ada kesalahan De Boer yang men­empatkan Banega bukan pada posisi terbaiknya.

Banega didatangkan den­gan status bebas transfer dari Sevilla. Kedatangan Banega diharapkan bisa menguatkan lini tengah Inter dalam membangun serangan.

Selama berkiprah di Valencia dan Sevilla, Banega memang kerap ditempatkan lebih ke depan sebagai pemain nomor delapan atau 10. Banega pu­nya kemampuan bagus dalam hal menusuk ke kotak penalti lawan dan melepaskan sepakan-sepakan jarak jauh.

Meski demikian, dari empat laga yang sudah dilaluinya ber­sama Inter, Banega belum bisa menonjol penampilannya. Dia masih sulit beradaptasi dengan strategi De Boer yang memang baru menangani tim dua minggu sebelum musim dimulai.


Terkait penampilan Banega tersebut, Edgardo Bauza selaku pelatih si pemain di timnas Argentina memberi saran un­tuk De Boer. Menurut Bauza, Banega tidak akan maksimal bermain di posisi gelandang bertahan karena dia punya naluri menyerang yang baik.

"Banega adalah pemain yang sudah membuktikan diri di level tertinggi, punya pengalaman hebat, dan tidak ada yang perlu dibukti­kannya lagi," tutur Bauza seperti dikutip Football Italia. ***
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA