Dia memenangi medali emas di nomor renang loncat indah, pada ketinggian 10 meter dan meraih 439,25 poin, unggul dari kompatriotnya yang ada di urutan dua, Si Yajie dengan koleksi 419,40 poin. Sementara di tempat ketiga ditempati atlet asal Kanada, Meaghan Benfeito. Meski begitu Ren tidak puas dengan penampilannya.
"Saya melakukannya dengan baik (raihan medali), tapi menuÂrut saya tidak terlalu sempurna," katanya.
Rekor juga diukir oleh kontinÂgen Jepang. Untuk pertama kaÂlinya Negeri Sakura itu meraih medali emas cabang bulu tangkis di Olimpiade. Pasangan ganda putri, Misaki Matsumoto/Ayaka Takahashi secara dramatis menÂgungguli pasangan Denmark, Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl lewat rubber game, 18-21 21-9 dan 21-19.
Kuba juga meraih emas perÂtamanya di cabang tinju. Juara dunia tiga kali, Julio Cesar La Cruz menang angka mutlak atas Adilbek Niyazymbetov (Ukraina) di kelas berat ringan. Hebatnya, kelas berat ringan sebelum ini
belum pernah dimenangkan Kuba di Olimpiade. Sementara itu tuan rumah masih bernapas lega setelah mendapat tambahan emas dari cabang layar lewat duo Martine Grael/Kahena Kunze di nomor
49erFX class.Sampai berita ini diturunkan posisi perolehan medali sementara masih dihuni Amerika Serikat seÂbagai pemuncak. Akan tetapi ada kabar tidak mengenakkan yang melibatkan empat perenang merÂeka yang diduga telah melakukan aksi vandalisme di sebuah pom bensin, padahal sebelumnya merÂeka melaporkan telah mengalami aksi perampokan.
Indonesia juga sebernarnya berpeluang menambah medali di Olimpiade 2016. Tapi gagal, menyusul tersingkirnya Toni Syarifudin nomor BMX cabang balap sepeda putra.
Dia mengalami cidera setelah terjatuh saat berlomba pada perempat final, Kamis waktu setempat.
Seperti dilaporkan Antara, kecelakaan terjadi saat Toni melakukan lompatan dalam run kedua. Dia tetap melanjutkan lomba dengan tangan kanan yang cidera hingga finis.
Pelatih tim BMX Indonesia, Dadang Purnomo, mengatakan, Toni mengalami patah tulang bahu sebelah kiri dan tidak dapat melanjutkan lomba. "Jika tidak cidera, Toni sebenarnya berpeÂluang masuk semifinal karena ia sudah berada di urutan kelima," katanya.
Dengan tersingkirnya Toni poÂsisi Indonesia di klasemen semenÂtara perolehan medali Olimpiade 2016 kembali melorot. Setelah melompat cukup signifikan dari 58 ke 39, kini kembali turun. Beruntung merosotnya hanya satu tangga. Indonesia berada di urutan 40 dengan perolehan 1 medali emas dan 2 perak. ***
BERITA TERKAIT: