Meski
rematch Klitschko versus Tyson baru digelar di Manchester Arena pada 9 Juli mendatang, kedua petarung suÂdah berseteru di luar ring. Kali ini, petinju Ukraina mengecam pernyataan bersifat ofensif dan rasis yang dilakukan Tyson.
Dalam sebuah video yang beredar di
YouTube. Tyson terang-terangan membela kasus perkosaan, seks dengan hewan (
bestiality) serta menentang keberadaan orang Yahudi. Raja tinju kelas berat itu dianggap makin nyeleneh setelah sebelumnya juga sempat berkomentar soal seksisme, homofobia, dan peÂdofilia.
Kampanye anti-semitisme menyudutkan Tyson dan memÂbuatnya diadukan ke Dewan Kontrol Tinju Inggris. Klitschko yang bakal menghadapi petinju berusia 27 tahun itu sepakat agar lawannya dihukum karena mengingatkan dirinya dengan sosok pemimpin diktator Jerman Adolf Hitler.
"Saya terkejut ketika dia bicara soal perempuan, kaum
gay dan ketika ia bicara soal Yahudi dia sangat mirip dengan Hitler. Kami punya juara tinju kelas beÂrat yang dungu," kata Klitschko, dikutip
Daily Mail.Tyson menyatakan ketidaksuÂkaannya pada Zionis atau Yahudi yang dianggap menguasai semua bisnis. "Zionis, orang Yahudi, kini memiliki semua bank, seÂmua koran, semua stasiun TV," selorohnya.
Klitschko pun mengungkapÂkan kemarahannya mengetahui hal tersebut. "Sebagai juara dia tidak cuma mewakili dirinya sendiri, melainkan banyak orang termasuk penggemar tinju. Kami tidak bisa punya juara yang menÂciptakan friksi yang jadi kebenÂcian. Mentalnya mungkin sakit dan mungkin dia perlu dilarang bertarung," pungkasnya.
Pertarungan di Manchester nanti jelas bakal menarik. Selain menuntaskan dendam kekalahÂanya, Klitschko berkesempatan membungkam mulut Tyson yang kerap mengeluarkan kalimat kontroversial. ***
BERITA TERKAIT: