Racing Director Manor, Dave Ryan, menilai timnya suÂdah membuat progres hebat dalam beberapa pekan terakhir. Sedangkan Rio Haryanto fokus menatap balapan selanjutnya daripada menyesali balapan di Australia.
"Kami membuat langkah yang bagus dibandingkan musim lalu. Di waktu yang sama, kami belajar banyak di mana kami harus berimprovisasi," kata Ryan dikutip
Crash.net.Ryan menilai, Rio Haryanto dan Pascal Wehrlein telah mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Kepada Rio, Ryan juga memberikan dukungan khusus, terutama untuk tampil di seri kedua di Bahrain, awal April mendatang.
"Pascal melakukan pekerjaan bagus. Rio juga mendapatÂkan start bagus. Dia mengelola mobilnya dengan sangat baik. Setelah Red Flag dikibarkan, hal buruk terjadi. Hal itu yang akan menjadi fokus kami di Bahrain," terangnya.
Dikatakan, timnya bisa mengambil beberapa hal positif dari balapan pertama. "Kami melakukan lompatan maju dibandingÂkan musim lalu. Kecepatan mobil (Pascal Wehrlein dan Rio Haryanto) di lap-lap awal GP Australia menunjukkan jika kami punya paket mobil yang potensial," tuturnya.
Sebelumnya, masalah pada gearbox MRT05 membuat Rio gagal finish di seri pembukaan F1 2016 di Grand Prix Australia. Namun, pebalap asal Surakarta itu sudah melupakannya dan fokus pada seri berikutnya. Kini Rio yakin akan menuai hasil lebih baik di GP Bahrain pada 3 April 2016.
"Sirkuit Sakhir sudah saya kenal. Tahun lalu saya juara di sana (di GP2). Jadi, secara track knowledge saya sangat mengeÂtahui, dan mudah-mudahan masalah teknis yang terjadi tadi (di Melbourne) tidak terulang," ujarnya.
Bahrain memang menjadi tempat di mana ia pernah mengecap kesuksesan. Tepatnya di musim 2015 saat Rio masih berjibaku di GP2 Series bersama Campos Racing. Pada kategori Sprint Race, Rio jadi yang tercepat. Dia melahap 23 lap dengan waktu 41 menit 35,490 detik. ***
BERITA TERKAIT: