Driver berusia 22 tahun itu mengaku puas dengan pencaÂpaiannya selama tahun 2015. Setelah berkecimpung selama empat tahun di GP2, pada taÂhun kemarin, dia menorehkan catatan terbaiknya. Bersama Campos Racing, Rio menemÂpati posisi keempat pada klaseÂmen akhir pebalap. Capaian itu melewati target awalnya, yakni finis di lima besar pada klaseÂmen akhir.
"Di akhir tahun 2015, saya telah melampaui target di awal musim dengan menempati posisi 5 besar klasemen akhir. Peluang meraih posisi 3 besar klasemen pun sebenarnya sanÂgat terbuka lebar tapi sayang balapan terakhir dibatalkan panitia."
Menurutnya, tahun 2015 juga menjadi tahun yang luar biasa. Selain melampaui target, Rio juga kembali berkesempatan melakoni tes Formula 1 bersama Manor. Dan pada kelanjutanÂnya, Manor pun puas dengan tes yang dilakoninya, sehingga menawarkan satu kursi pebalap untuk musim 2016.
"Kemenangan di Bahrain, Austria, dan Inggris masing-masing sangat berkesan karena semuanya diraih dalam tiga kondisi yang sangat berbeda. Selain itu, tes F1 yang ketiga kalinya juga tidak akan terluÂpakan," kata Rio.
Kepuasan tersebutpun berÂlanjut sampai pembicaraan kontrak Rio dengan Manor juÂga berjalan lancar. Untuk uruÂsan sponsor, Rio mendapatkan dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian BUMN. Kini, ia tinggal menunggu keputusan dari pihak Manor.
Kendati puas, Rio tetap merasa bahwa masih ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiÂkinya. Dia juga menyebut, hasil di atas lintasan seringkali juga ditenÂtukan faktor eksternal. ***
BERITA TERKAIT: