Ibra merasa puas bisa menyingkirkan Denmark sekaligus menyingkirkan Olsen. Dengan penuh percaya diri, Ibra mengolok-olok kegagalan Denmark.
Meski hanya bermain imbang, Swedia memastikan diri lolos ke putaran final Piala Eropa 2016 karena unggul secara agregat 4-3 atas Tim Dinamit.
Sebelum memainkan laga
playoff, Ibra sempat berniat pensiun jika Swedia gagal berlaga di Prancis tahun depan. Denmark tentu berharap bisa meÂrealisasikannya di babak
playoff.
Namun, Ibra justru menÂjadi petaka bagi Denmark. Striker berusia 34 tahun itu total sudah mencetak tiga gol dalam dua pertemuan di babak
playoff.Satu gol diciptakan Ibra di leg pertama, sementara dua gol dibuat penyerang PSG itu di leg kedua yang digelar di kandang Denmark, di Stadion Parken, Kopenhagen.
"Mereka bilang merÂeka akan membuat saya pensiun. Tapi saya yang membuat seluruh negara mereka pensiun," kata Ibra dikutip
Mirror.Pernyataan Ibra itu secara tak langsung menÂgarah kepada Olsen. Pria 67 tahun itu memang telah menyatakan niatnya untuk mundur dari jabatan pelatih setelah perjalanan Denmark di Piala Eropa 2016 usai. Dia segera merealisasikan niatnya itu setelah Denmark dikalahkan Swedia di baÂbak
play-off. "Saya kecewa, dan itu melukai saya. Saya sudah memberi tahu Asosiasi Sepakbola Denmark dan para pemain kalau saya akan berhenti sekarang," kata Olsen dikutip
Soccerway.
Dalam kondisi tertinggal 1-2 dari leg pertama dan minimal harus menang 1-0 untuk lolos, Denmark begitu semangat mengejar target itu.
Gol pertama Ibra dibuat pada menit ke-19 menyambut tendangan korner Kim Kallstrom. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai. Ibra mendapat gol keduanya pada menit ke-76 sekaligus menambah berat beban Denmark untuk mengejar ketertinggalan agregat 1-4.
Denmark memperkecil ketertinggalan jadi 1-2 pada menit ke-81 lewat Yussuf Poulsen. Gol kembali tercipta atas nama Denmark lewat kepala pemain pengganti, Jannik Vestergaard, pada menit ke-91.Sayang dua gol Denmark terbilang telat dan akhirnya laga harus tuntas dengan skor 2-2. Hasil ini membuat Swedia menembus putaran final di Prancis tahun depan sekaligus jadi Piala Eropa kelima beruntun untuk Tim Kuning-Biru itu.
Di laga lain, Ukraina membuntuti Swedia merebut tiket tersisa ke putaran final Piala Eropa 2016. Mereka menyingkirkan Slovenia setelah bermain imbang 1-1 di leg kedua babak
play-off.Hasil imbang itu sudah cukup untuk meloloskan Ukraina ke putaran final. Tim besutan Mykhaylo Fomenko itu lolos dengan skor agregat 3-1 setelah pada pertemuan pertama menÂgalahkan Slovenia 2-0.
Pada pertandingan leg kedua di Stadion Ljudski vrt, Maribor, Slovenia, kemarin. Slovenia memimpin 1-0 pada menit ke-11 menyusul gol yang dicetak Bostjan Cesar. Di injury time, Slovenia kehilangan pemain belakang mereka, Miso Brecko. Brecko diganjar kartu merah langsung setelah melanggar Yevhen Konoplyanka.
Slovenia yang menyerang total lengah dalam bertahan dan malah kebobolan di sisa waktu. Kiper Samir Handanovic yang dikeÂroyok pemain-pemain Ukraina pun tak bisa berbuat banyak setelah Andriy Yarmolenko merobek jalanya. ***
BERITA TERKAIT: