Wenger Ogah Besut Klub Inggris

Bila Pergi dari Emirates

Rabu, 11 November 2015, 08:15 WIB
Wenger Ogah Besut Klub Inggris
Arsene Wenger/net
Kecil Besar
rmol news logo Arsene Wenger sudah mempersiapkan masa depannya bila Arsenal memecatnya. Dia akan meninggalkan Inggris, tapi tetap melanjutkan karirnya.

Seperti dikutip Mirror, pelatih 66 tahun itu terpilih sebagai pelatih terbaik Premier League bulan Oktober, penghargaan itu me­mang pantas diperoleh Wenger. Kegemilangan Arsenal musim ini merupakan buah dari keje­niusan sang manajer. Di bawah asuhannya The Gunners mampu menaklukan Manchester United, Watford, Everton dan Swansea City

Kini, Meriam London duduk di peringkat dua, di bawah Manchester City. Keduanya memiliki poin yang sama, yakni 26, akan tetapi The Citizen unggul selisih gol. Dalam empat kemenangan tersebut, Arsenal juga berhasil memasukkan 11 gol dan hanya kebobolan sekali.

Dengan raihan itu, Wenger juga menam­bah catatan sebagai manajer bulanan Premier League sebanyak 15 kali. Hanya Sir Alex Ferguson yang mengum­pulkan lebih banyak penghar­gaan darinya (27 kali).

Belum bisa dipastikan sampai kapan Wenger akan menjadi manajer Arsenal. Tapi kalau Wenger berpisah dengan Arsenal pada suatu hari nanti, dia memastikan tidak akan melatih tim Inggris.

Seperti yang diketahui, Wenger telah dibidik Paris Saint-Germain untuk menggantikan Laurent Blanc, meski klub Ligue 1 Prancis itu mengetahui dia tidak akan keluar dari The Gunners kecuali dipecat.

Wenger sudah menangani The Gunners se­lama 19 tahun. Sampai kini, manajer kebangsaan Prancis itu sudah membantu tim London Utara tersebut meraih enam Piala FA dan tiga titel Premier League, termasuk saat juara pada 2003-04 dengan skuat The Invincibles yang akan sangat sulit disamai.

Kontrak Wenger di Emirates Stadium baru akan habis pada 2017. Tapi dalam beberapa musim belakangan, kursi manajer Wenger tidak pernah aman dari goyangan suporter Arsenal yang terus haus akan gelar juara liga dan Eropa. Apalagi Arsenal terancam tersingkir dari Liga Champions setelah tiga kali kalah.

"Apabila besok pagi saya diberi tahu, Selamat ting­gal dan terima kasih oleh Arsenal, saya tidak bisa men­janjikan kepada Anda bahwa saya tidak akan bekerja lagi, untuk memenuhi gairah hidup saya," kata Wenger.

Telah lama Wenger dikritik karena kebijakan transfernya di Arsenal yang cenderung hemat, karena kegemarannya belanja pemain muda bertalenta dengan harga murah. Dia punya alasan dari keputusannya itu, Wenger juga menyebut bahwa konsis­tensi selama dia menjadi pelatih akan bagus bagi Arsenal, termasuk konsisten dalam hal finansial. "Bagi saya, konsis­tensi pada tingkat tertinggi adalah tanda sejati sebuah klub besar," tegasnya.

Dua transfer besar yang di­lakukan Arsenal dalam beberapa musim terakhir adalah menda­tangkan Mesut Ozil dari Real Madrid dengan biaya 42,5 juta pounds dan Alexis Sanchez dari Barcelona dengan biaya 35 juta poundsterling. ***
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA