Masha, julukan Maria Sharapova gagal melanjutkan pertandingan di set ketiga. Petenis unggulan ketiga itu memang baru kembali menÂgayuh raketnya setelah absen di beberapa turnaÂmen besar termasuk AS Terbuka. Sharapova mencoba peruntungan di Negeri Tirai Bambu.
Namun, aksi ciamiknya tak bisa dipertunjuÂkan sampai tuntas setelah dia menyatakan tak bisa melanjutkan pertandingan di set kedua saat kedudukan 1-2.
Meski Strycova bukan pemain unggulan, naÂmun petenis asal Republik Ceko bisa memberiÂkan perlawanan ketat. Terbukti di set pertama Sharapova diajak bermain tie break dan terulang di set kedua.
Dengan kondisi yang belum pulih seratus persen dari cedera kakinya, Sharapova akhirnya angkat tangan, tanda tak bisa menyelesaikan duel dengan skor lengkap 6-7 (1/7), 7-6 (7/4), 1-2.
"Saya merasa sakit di lengan kiri. Ini baru saja saya rasakan dan lebih buruk lagi kalau saya melanjutkan. Saya tidak ingat kapan terakhir kali saya mengalaminya. Ini bukan sesuatu yang bagus," kata Sharapova dikuÂtip
Reuters, kemarin.
Dengan kondisi seperti itu kemampuan Sharapova dipertanyakan. Pasalnya, tahun ini hanya menyisakan China Terbuka seÂbagai turnamen besar sebelum WTA Final yang akan berlangsung di Singapura.
Sejumlah turnamen besar sudah dilewatÂkannya, seperti di Toronto dan Cincinnati Masters. Saat itu dia sengaja melewatkan dua turnamen tersebut dengan tujuan bisa berlaga di AS Terbuka. Tapi nyatanya, dia batal berlaga setelah mengalami gangguan di kaki kanannya.
Itu artinya petenis jelita asal Rusia itu tidak lagi berlaga setelah takluk di tanÂgan Serena Williams di semifinal Wimbledon, Juli lalu.
"Singapura dan Piala Federasi adalah prioritas besar saya. Tapi saya tidak tahu seberapa lama untuk memulihkan kondisi. Jadi saya akan berikan jawaban pekan depan."
Strycova menyayangkan mundurnya Sharapova. "Tidak selalu mudah melawan Sharapova, sebab dia bermain panjang dan sangat penuh kekuatan. Sayang Sharapova tidak bisa menyelesaikan pertandingan yang luar biasa ini," kata Strycova. ***
BERITA TERKAIT: