Kemenangan atas Berto ini sekaligus kemenangan angka ke-18 bagi Mayweather sejak meÂmulai debutnya di olahraga tinju selama 49 pertarungan. Artinya, sudah tiga tahun sejak menang angka atas Miguel Cotto pada 2012 lalu, petinju yang doyan menghambur-hamburkan uang tersebut gagal mengamankan kemenangan KO atau TKO.
Dengan kemenangan ini Mayweather sekaligus berhasil menyaÂmai rekor tak terkalahkan milik Rocky Marciano dengan (49 keÂmenangan). Mayweather sendiri bahkan tak ingin memecahkan rekor seiring keinginannya penÂsiun usai kemenangan atas Berto. Dan itu artinya, mega duel jilid IImelawan Manny Pacquiao sudah dipastikan batal digelar. Meskipun ada pernyataan bahwa Mayweather memakai doping saat berduel melawan Ikon tinju Filipina tersebut pada Mei lalu.
Petinju yang dikenal dengan julukan
The Money itu hanya berharap suatu hari nanti olahÂraga tinju dapat menemukan petinju yang mampu melewati rekor dirinya.
"Tidak masalah jika saya meÂnyakiti tangan kiri saya dan tanÂgan kanan saya. Yang terpentÂing adalah karier saya berakhir (pensiun). Anda harus tahu kapan harus menggantungnya. Saya pikir sudah waktunya bagi saya untuk menggantung sarung tinju," jelas Mayweather seperti dilansir
ESPN, kemarin.
"Mudah-mudahan, suatu hari nanti kita dapat menemukan Floyd Mayweather berikutnya untuk mencoba dan memecahÂkan rekor saya," tambahnya.
Namun ketika disinggung menÂgapa Mayweather memutuskan pensiun dan tidak memilih untuk melewati rekor Marciano, dia menjawab, ini adalah keputusan yang sudah lama dipikirkan dan ia sudah tidak memperdulikan berapa banyak uang yang akan ditawarkan. "Tidak ada yang tersisa untuk mencapai dalam olahraga. Uang tidak membuat saya, justru saya yang membuat uang," tukasnya. ***
BERITA TERKAIT: