Sejatinya, Raja
'pound-for-pound' memang tidak mengonÂsumsi zat yang dilarang Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Dia hanya memasukan cairan untuk menghindari dehidrasi melalui melakukan injeksi intravena.
Hal itu diketahui setelah beÂberapa anggota USADA menÂdatangi kediaman Mayweather Jr secara diam-diam sehari sebelum laga. Ketika itu ditemukan dua cairan, yakni garam dan vitamin C. Yang dilarang adalah penggunaan jarum suntik bagi petinju yang akan bertarung.
Hal ini membuat promotor tinju Manny Pacquiao, Bob Arum berang. Namun, dia tidak bisa berbuat banyak. "Laporan itu sangat mengganggu. Tapi laporan itu tidak bisa mengubah hasil pertarungan," kata Arum, dikutip
USA Today.
Tak lama terungkapnya lapoÂran dalam artikel yang dimuat SB Nations itu semakin meÂmengaruhi penjualan tiket perÂtarungan. Apalagi sebelumnya, duel
The Money kontra Berto ini memang banyak mengunÂdang cemoohan karena diangÂgap tidak sepadan.
Kabarnya,
The Money hanya mengantongi pemasukan 32 juta Dolar AS. Pendapatan itu menyusut jika dibandingkan saat menghadapi Pacquiao yang mencapai 200 juta Dolar AS.
Padahal, harga tiket tersebut tidak semahal pertarungan menghadapai Pacquiao. Daily mail melaporkan, hingga lima hari jelang laga Mayweather Jr kontra Berto, tiket yang terjual habis hanya kategori tribun, sedangkan kelas VIP yang dekat dengan gelanggang pertarungan, belum banyak dipesan.
Untuk diketahui harga tiket laga Mayweather Jr vs Pacquiao pada 3 Mei lalu berkisar 1.500- 10 ribu Dolar AS. Sedangkan tiket pertarungan Mayweather Jr vs Berto dihargai 150-1.500 Dolar AS. ***
BERITA TERKAIT: