Roy Suryo telah membeberkan rekaman percakapan yang dilakukan seseorang berinisial BS dengan bandar asal Malaysia dilakukan di lantai tiga kantor Kemenpora. Bahkan Roy mengungkap kalau rekaman tersebut hanya dibuat-buat.
Menpora Imam Nahrawi menilai Roy Suryo tak memiliki itikad baik untuk memberantas mafia bola di Tanah Air. Justru Roy dianggap mencari panggung untuk kembali mendongkrak popularitasnya setelah tak memiliki jabatan apapun.
"Lagi cari panggung dia. Kalau ada kemampuan seperti itu, harusnya dari dulu mafia sepak bola terungkap. Ke mana saja kemarin-kemarin," ujar Imam Nahrawi di Jakarta, Jumat (3/7).
Lebih lanjut, menteri yang akrab disapa Cak Imam itu meminta agar Roy Suryo membuktikan ucapannya.
"Dia harus bertanggungjawab kalau tidak bisa buktikan. Saya dorong investigasi dilakukan," tegasnya.
Di sisi lain, Menpora Imam menyindir Roy telah memprovokasi kemelut sepakbola antara PSSI dengan pemerintah. Padahal sebagai mantan Menpora, semestinya Roy Suryo membantu pemerintah mengungkap mafia-mafia kakap.
"Saya minta ke Bapak Roy jangan mau menari di gendang orang lain. Masa orang lain main gendang dia ikutan joget segala," ketusnya.
Cak Imam juga mempertanyakan
statament Roy yang menyebut percakapan dalam rekaman dilakukan di kantor Kemenpora. Hal ini sekaligus meluruskan pernyataan Sekretaris Menpora Alfitra Salamm yang sebelumnya membenarkan percakapan BS dilakukan di kantornya.
"Bahwa tidak benar sama sekali itu dilakukan di kantor Kemenpora. Bahwa ada seseorang yang biasa mengatur skor dan memperdengarkan itu biasa saja. Sejak Tim Sembilan baru dibentuk, itu sudah terjadi," terangnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: