Senggolan tersebut terjadi ketika Marquez hendak meÂnyalip Rossi. Rossi yang tak bisa menghindar pun melebar dan memotong area gravel.
The Doctor keluar sebagai pemenang, sementara Marquez harus puas finis kedua.
Dua pebalap ini pun segera dipanggil
Race Direction dan
Safety Commission untuk diÂmintai keterangan. "Keduanya bersedia saat kami panggil. Mereka ingin melihat ulang inÂsiden itu dan tenang-tenang saja. Kami juga meminta mereka unÂtuk tidak bersitegang. Tapi merÂeka juga harus paham insiden ini berbahaya," ujar Uncini.
Rider yang pernah merebut gelar juara dunia GP500 pada 1982 itu juga mengatakan, setelah pertemuan itu Rossi dan Marquez berjabat tanÂgan. Menurutnya, Rossi dan Marquez cukup ideal diajak bekerja sama untuk meningkatÂkan level keselamatan MotoGP di setiap pekan balap.
"Tentu Marc sedikit marah dan kecewa, karena kalah daÂlam pertarungan sengit. Tapi dia tetap tenang dan memahami situasi yang dialaminya. Mereka berjabat tangan. Selama ini mereka bekerja sama dengan baik soal tingkat keselamatan olahraga ini," kata Uncini.
Himbauan peringatan ini penting harus disampaikan, mengingat insiden ini beberapa kali terjadi. Dua bulan lalu, Marques juga terjatuh di sirkuit Termas, Argentina. Marquez berusaha menyalip Rossi di lap akhir dan tersenggol ban belaÂkang Rossi sehingga terjatuh. Jatuhnya Marquez membuat
The Doctor 46 finis pertama dan menjadi juara. ***
BERITA TERKAIT: