Pebalap Repsol Honda itu bilang keputusan itu akan diterapkan pada balapan Grand Prix di Sirkuit Assen, Belanda, akhir pekan ini.
Marquez yang tertinggal 69 angka dari Rossi di klasemen, sedikit membocorkan strateÂginya di Sirkuit Assen nanti. Menurutnya, sasis lamanya hanya jadi alat untuk mendekatkan dirinya pada Rossi-Lorenzo sebelum Grand Prix Jerman digelar.
"Kami tahu hal itu akan membuat kami sulit mengalahkan saingan kami di Assen, tapi kami akan coba mendekati mereka sebelum di Jerman," kata Marquez dikutip
Motorcyclenews, kemarin.
Setelah menjajal beberapa kali, Marquez mengaku konÂdisi motornya sudah jauh lebih baik ketimbang sebelumnya. Dia pun beberapa kali menunÂjukkan rasa optimistis jelang balapan selanjutnya yang bisa jadi ancaman serius bagi para lawannya.
Tim Yamaha langsung bergerak cepat mengantisipasi strategi Repsol Honda yang bakal menjegal pebalapnya. Rossi dan Lorenzo, kini juga disediaÂkan sasis baru yang mulai diuji coba, kemarin.
Seperti dikutip Crash. Rossi bilang timnya menyediakan sasis motor YZR-M1 baru yang sempat diuji coba di Aragon, Spanyol, beberapa waktu lalu. Jelang bertarung di Belanda, mereka kembali menguji coba alat barunya untuk mengetahui perkembangan perubahan motor di dua tempat yang berbeda.
"Kami mencoba sasis baru di Aragon. Rencananya, kami akan mencobanya di dua trek yang berbeda, termasuk Barcelona. Pengujian di Barcelona akan jadi catatan penting untuk membandÂingkan hasil keseluruhan jelang balapan di Assen," beber Rosi.
Tim Yamaha dan Honda menguasai empat posisi teratas dalam latihan pertama MotoGP Belanda 2015, kemarin. Rossi mencatat waktu tercepat, diiÂkuti Marquez, Dani Pedrosa, dan Jorge Lorenzo.
Rossi menuntaskan latihan bebas pertama dengan waktu 1 menit 34,357 detik saat menÂcoba sasis baru. Lorenzo yang menjadi rekan setimnya ada di posisi empat dengan terpaut 0,415 detik. ***
BERITA TERKAIT: