Official Persipura Tuding Kemenpora Cuci Tangan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 28 Mei 2015, 18:21 WIB
Official Persipura Tuding Kemenpora Cuci Tangan
foto:rmol
rmol news logo Massa Persipura Jayapura menggeruduk kantor Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi di Senayan, Jakarta, siang tadi (Kamis, 28/5). Mereka menuntut penjelasan Menpora dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) atas batalnya laga 16 besar AFC Cup antara tuan rumah Persipura Jayapura melawan Pahang FA (Malaysa), yang sedianya digelar Selasa (26/5) lalu.

Media officer Persipura, Ridwan "Beto" Madubun menuding insiden itu tak perlu terjadi jika Menpora tidak membekukkan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

"Menpora membekukan PSSI, solusinya apa untuk mengatasi permasalahan? Ini namanya cuci tangan semua di Kemenpora ini," ucap Beto bernada kesal saat mediasi bersama Ketua BOPI, Noor Arman di Ruang Media Center Kemenpora.

Menurut Beto, surat rekomendasi dari Tim Transisi bentukan Kemenpora ternyata tidak efektif meloloskan visa tiga pemain asing agar bisa bertainding di dalam negeri. Disamping itu, urai Beto, BOPI sebagai lembaga independen juga tidak melaksanakan tugasnya sebagai pengembangan, pengawasan dan pengendalian terhadap setiap kegiatan olahraga profesional Indonesia

"Kami menuntut agar negara, Kemenpora, tim transisi, BOPI, imigrasi untuk membatu kami agar kami bisa bertanding. Kami merasa senang jika kami bertanding di tempat kami di Stadion Mandala, namun kami pun siap untuk bertanding di tempat lain. Namun sangat menyakitkan jika kami tidak dapat bertanding dan kalah WO (Walk Out) dari pertandingan tersebut, hanya karena sistem yang dibuat Kemenpora," kritik Beto.[wid]
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA