"Kami mengambil perhitungan yang salah. Kesalahan itu terjadi pada tim dan saya meminta maaf. Hamilton pebalap besar, saya yakin dia memaÂhaminya," kata Wolff dikutip
BBC, kemarin.
Kesalahan yang dimaksud adalah saat Hamilton memasuki pit stop di lap ke-62, tim mekaÂnik mengganti ban Hamilton dengan memakan waktu yang lebih lama dari biasanya.
Dalam perhitungan Mercedes, Hamilton akan bisa kemÂbali memimpin saat masuk lagi ke lintasan. Tapi, ternyata meleset. Saat kembali ke trek, Hamilton berada di belakang Nico Rosberg dan Sebastian Vettel.
Di delapan lap yang tersisa, Hamilton tak mampu menyalip di lintasan jalanan yang dikenal sempit itu. Pada akhirnya dia harus puas finis di posisi keÂtiga. Kemenangan pada balapan kemarin menjadi milik rekan setimnya, Rosberg.
Ini menjadi prestasi ketiga Rosberg di Monaco dalam tiga musim terakhir sekaligus meÂnyamai torehan legenda Ayrton Senna.
Hamilton tampak tak mampu menyembunyikan kekecewaannya yang mendalam. Namun pebalap asal Inggris itu juga tak bisa mengekspresikan memaafÂkan Wolff dan tim yang telahÂmembuatnya gagal menjuarai serie lanjutan Formula One (F1) 2015, Grand Prix Monaco.
"Ini bukanlah balapan muÂdah, tetapi tim telah bekerja luar biasa sepanjang tahun. Kami menang dan kalah bersama. Saya bersyukur mereka telah bekerja sangat baik dan selamat kepada Rosberg dan Vettel," jelas Hamilton.
Hasil di Monako memang tak menggoyahkan posisi Hamilton di puncak klasemen pebalap dengan raihan 126 poin. Tapi keunggulannya dari Rosberg kini terpangkas menjadi tinggal 10 poin saja. ***
BERITA TERKAIT: