Pemerhati Sepabola: Djohar Arifin Itu Kartu Mati!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 29 Maret 2015, 13:24 WIB
Pemerhati Sepabola: Djohar Arifin Itu Kartu Mati<i>!</i>
djohar arifin husni/net
rmol news logo Selain La Nyalla Mattalitti, calon ketua umum PSSI yang mendapat sorotan adalah Djohar Arifin Husin.

Pemerhati sepakbola Tondo Widodo mengkritik Djohar Arifin tidak memiliki kapasitas untuk menjadi ketua umum PSSI.

"Djohar itu kartu mati. Ia terpilih empat tahun lalu, karena tidak ada calon lain. Apalagi selama empat tahun ini, Djohar tidak memiliki prestasi apa-apa," ujar Tondo di Jakarta, Minggu (29/3).

Ketua umum PSSI itu haruslah memiliki visi dan misi membangun sepakbola yang lebih baik, di samping memiliki power dan kharisma. Dan, Djohar, menurut Tondo, sama sekali tidak memiliki syarat-syarat itu, apalagi bila berbicara masalah dana.

Tidak ketinggalan Tondo juga menggarisbawahi keberadaan Muhammad Zein dan Subardi dalam bursa caketum PSSI, dua orang yang pernah menjadi Exco PSSI di era Nurdin Halid ini.
"Mereka adalah pemain lama. Kalau PSSI ingin bersih dan berprestasi, jangan pilih orang-orang seperti mereka," tandas mantan Kabid Organidasi PSSI di era Agum Gumelar ini.

Sekedar info, Kongres PSSI 2015 telah dijadwalkan akan berlangsung di Surabaya, 18-19 April mendatang.

Di Kongres ini akan kembali dipilih ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota komite eksekutif PSSI yang akan menentukan kiprah PSSI selama empat tahun mendatang.

Saat ini, sudah terpilih sembilan calon ketua umum hasil tim penjaringan yaitu Achsanul Qosasi, Bernhard Limbong, Djohar Arifin Husin, La Nyalla Mattalitti, Joko Driyono, Muhamad Zein, Sarman Elhakim, Subardi, dan Syarif Bastaman.[wid]


Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA