Dengan kata lain, sama sekali tidak ada pemutihan atas seluruh dokumen yang dipersyaratkan dari BOPI.
Begitu disampaikan Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora Gatot Dewa Broto melalui siaran persnya di Jakarta, Selasa (24/2).
Gatot menjabarkan, kompetisi dimungkinkan berlangsung sebelum 4 April 2015 sejauh tiga persyaratan prinsipil yang diminta BOPI dapat dipenuhi seperti, bukti pelunasan gaji pemain, pelatih dan tim
official, surat kontrak kerja pemain, pelatih dan tim ofisial serta bukti pelunasan pajak.
Kemenpora dan BOPI tetap pada pendiriannya untuk tidak menerbitkan izin rekomendasi penyelenggaraan ISL sejak kompetisi sepak bola terbesar di Tanah Air itu ditunda oleh Menpora Imam Nahrawi pada 18 Februari 2015.
"Poinnya adalah syarat-syarat harus dipenuhi. BOPI tidak akan menghentikan kompetisi, bahkan jika besok sudah lengkap persyaratannya, langsung kami keluarkan rekomendasi. Persyaratan lain boleh sambil berjalan kecuali hal yang prinsip, seperti utang pemain," kata Ketua Umum BOPI, Noor Amman.
Namun demikian, Kemenpora juga meminta BOPI untuk lebih pro aktif mengingatkan dan mensupervisi jika terdapat sejumlah kekurangan pada dokumen.
[wid]
BERITA TERKAIT: