Sebab, selain akan tampil
full tim, DKI juga akan menurunkan karateka terbaik hasil Kejuaraan Karate Daerah DKI Jakarta di OSO Sports Center, Bekasi, 21-22 Februari lalu.
"Kami optimistis akan mampu mewujudkan itu karena kami akan mempersiapkan atlet secara maksimal. Seminggu setelah Kejurda yang juga seleksi atlet, kami akan langsung menggelar Pelatda," ujar Ervian yang sudah dua periode ini memimpin FORKI DKI Jakarta, yakni 2010-2014 dan 2014-2018.
Di bawah kendali Ervian, FORKI DKI Jakarta memang menjadi tim yang menakutkan dalam rivalitas karate nasional. Terbukti, berbagai predikat juara umum mampu diraih FORKI DKI Jakarta seperti Piala Mendagri, Piala Mendikbud, dan Popnas. Terakhir, DKI Jakarta juga menguasai Piala Mendikbud 2014 di Gorontalo, November lalu, dengan merebut 12 medali emas, delapan perak, dan delapan perunggu. Ini menunjukkan betapa solidnya kekuatan karate ibukota.
Khusus persaingan di level junior seperti di Piala Mendagri, karateka DKI Jakarta juga kerap menunjukkan dominasinya. Mereka mampu bersaing secara kompetitif dengan para karateka daerah lain. Pada Kejurnas Piala Mendagri 2013 di Denpasar, Bali, misalnya, Jakarta tampil sebagai juara umum dengan mengantongi 10 medali emas.
"Prestasi inilah yang ingin coba dipertahankan pada awal kepengurusan saya periode kedua ini," ujar Ervian.
[wid]