Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin saat menjelasÂkan, kesiapan Palembang pada dasarnya sudah 100 persen jika ditunjuk untuk menggelar Asian Games. Sayangnya, delegasi OCA hanya meninjau Jakarta yang juga menjadi salah satu tuan rumah.
"Mereka mestinya bisa memÂbandingkannya dengan venue yang ada di Sumatera Selatan. Padahal mereka sendiri sudah janji akan datang ke PalemÂbang," kata Alex Noerdin.
Menurut Alex, OCAseharÂusnya ke Palembang untuk meninjau venue di komplek JSC yang dijadwalkan pada Rabu, 28 Januari 2018. Ternyata delegasi pimpinan Tzunekazu Takeda dan hanya melakukan kunjungan di Jakarta melihat kompleks JakarÂta International Expo (Jiexpo) Kemayoran, selanjutnya menuju kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Banten serta diakhiri meninjau kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta.
Alex mempertanyakan adanya pernyataan yang mengatakan stadion akuatik atau stadion renang di komplek JSC tidak memenuhi standar internasional. "Tidak pernah ada penolakan dari federasi renang dunia atau FINA( Federation Internationale de Natation. Red). Stadion reÂnang di JSC sudah mendapat serÂtifikat internasional dari FINA, jadi bagaimana bisa dikatakan tidak memenuhi standar?" ujar Alex.
Alex Noerdin berharap diÂtunjuknya Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 semestinya menjadi sebuah berkah. Dia mengklaim jika tidak dipersiapkan dengan baik bisa saja akan menjadi sebuah musibah.
"Kalau tidak sekarang kita harus menunggu 20-30 tahun. Makanya berkah yang ada saat ini jangan sampai menjadi musibah karena tidak dipersiapÂkan dengan baik," ujarnya.
Menpora Imam Nahrawi meÂmandang positif atas kesiapan Sumsel. Menurutnya, memang seharusnya setiap daerah memiÂliki kans yang sama untuk menÂjadi tuan rumah Asian Games.
"Kita akan tunggu turunnya kepres Asian Games dahulu, kemudian akan diadakan pemÂbicaraan dengan KOI. Kalau memang Sumsel layak mengÂgelar banyak event dengan venÂues memadai, mengapa tidak?" ujarnya. ***
BERITA TERKAIT: