Warga Halim Ditolak Ambil E-KTP, Tunggu Pilpres Selesai

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 03 Juli 2014, 14:40 WIB
Warga Halim Ditolak Ambil E-KTP, Tunggu Pilpres Selesai
foto:net
rmol news logo Warga Kelurahan Halim, Jakarta Timur, protes pengambilan kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP)nya harus ditunda hingga Pilpres berakhir.

Padahal, proses perekaman data E-KTP telah dilakukan lebih dari enam bulan lalu. Seperti diungkapkan salah seorang warga setempat RT 05/RW 011, Dodi (35). Pagi tadi sekira pukul 9.30 WIB, istrinya bermaksud mengambil E-KTP miliknya dengan membawa KTP asli. Namun petugas kelurahan menolak memberikannya dengan alasan harus menunggu Pilpres selesai dulu.
 
"Katanya (istri) E-KTP nggak bisa diambil sampai habis Pilpres karena sedang ditarik semua ke Dinas Kependudukan," tutur Dodi.

"Hitung saja ada berapa kelurahan di Jakarta, dan ada berapa warga yang belum ambil E-KTP? Kalau dijumlahkah, berapa harga sewa KTP dalam pencoblosan," ucapnya kesal.

Awal tahun 2014, ia sempat coba mengambil E-KTP miliknya tapi ditolak karena belum genap enam bulan.

"Sekarang sudah lebih dari enam bulan," jelasnya lagi.[wid]

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA