Ahok: Ekskul Pecinta Alam SMA Bukan Dihapus Tapi Ditunda Saja

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 01 Juli 2014, 16:04 WIB
Ahok: Ekskul Pecinta Alam SMA Bukan Dihapus Tapi Ditunda Saja
basuki t purnama/rmol
rmol news logo Pelaksana Tugas Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama pun anggap Kepala Dinas Pendidikan DKI, Lasro Marbun terlalu reaktif menyikapi kasus kematian peserta pendidikan pecinta alam SMA 3 Jakarta.

Insiden itu membuat Kadisdik melarang aktivitas pecinta alam di seluruh SMA di Jakarta.

"Aku pikir ini reaksi yang terlalu cepat. Saya katakan nggak boleh kaya pemadam kebakaran. Bukan menghapus tapi tunda dulu," ujar pria yang akrab disapa Ahok ini di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (1/7).

Dengan ditunda, lanjut Ahok, bisa diketahui kesiapan para guru dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakulikuler pecinta alam di luar sekolah. Ahok mengatakan, sepengetahuan dirinya selama ini ternyata banyak guru pembimbing tidak terjun langsung ke lapangan mengawasi kegiatan ekskul siswa.

"Kita kaji dulu, siap nggak guru-gurunya. Kalau guru, pembimbingnya ngga ngerti rute, duduk ngobrol doang, pernah ikut jalan ngga jadi guru? Jadi kalau mau jadi pembimbing mesti ikut jalan, jangan main orang bikin rute tapi nggak pernah survei," tegas Ahok.

Ahok kembali menegaskan, ekskul pecinta alam tidak akan dihapus dari kegiatan belajar mengajar siswa baik di tingkat SD, SMP dan SMA.

"Jadi tunda dulu sebentar. Pelajari seperti apa. Gurunya siap tidak? Kalau sekolah nggak siap harus pakai apaan kan. Pakai klub apa, apakah Mapala yang bisa turun dan melatih kelompok begitu kan," imbuhnya.[wid]
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA