Pada klasemen akhir, posisi kedua diduduki oleh Jawa Tengah dengan perolehan medali 7 emas, 7 perak dan 4 perunggu. Disusul oleh DKI Jakarta yang harus puas di posisi ketiga dengan perolehan medali 5 emas, 3 perak dan 10 perunggu. Lalu Kalimantan Timur di posisi ke empat dengan perolehan medali 3 emas dan 4 perunggu.
Sekjen PBTI Dirk Richard, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Pengprov Jabar yang telah sukses menggelar Kejurnas ini. Ia berharap, seluruh peserta dan Pengprov dapat menindaklanjuti hasil yang diperoleh masing-masing kontingen secara positif.
“Salut untuk Pengprov Jabar yang telah sukses melaksanakan Kejurnas ini. Saya juga berterima kasih atas dukungan berbagai pihak, baik jajaran PBTI, Pengprov di seluruh Indonesia dan para sponsor yang telah berpartisipai aktif dalam penyelenggaraan Kejurnas ini.†ujar Richard kepada wartawan.
Secara umum, kekuatan beberapa daerah telah terlihat adanya peningkatan positif, sehingga persaingan di Kejurnas ini menjadi semakin ketat dan menarik.
“Semoga hasil Kejurnas ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan landasan positif bagi pembinaan SDM dan regerasi atlet secara berkesinambungan bagi seluruh Pengprov, “ ujarnya.
Di sisi lain, Ketua umum Pengprov Jabar Beni R. Gautama menyatakan sangat bersyukur atas suksesnya penyelenggaraan Kejurnas dan tercapainya target untuk menjadi Juara Umum.
“Perjuangan atlet, pelatih dan pengurus tidak sia-sia. Saya sangat bersyukur, target yang kami canangkan telah tercapai. Untuk itu saya berterimakasih atas dukungan semuanya,†ujar Beni.
Meskipun demikian, lanjutnya, keberhasilan ini bukan lah akhir segalanya, justru merupakan starting point untuk meningkatkan prestasi atlet taekwondo Jabar.
“Saya berharap keberhasilan ini tidak membuat kita lupa diri, karena langkah ke depan masih panjang,†pungkasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: