Hati-hati Rayakan Keberhasilan Menjebol Gawang Lawan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Senin, 03 Maret 2014, 00:10 WIB
Hati-hati Rayakan Keberhasilan Menjebol Gawang Lawan
Mario Balotelli
rmol news logo Pemain sepakbola yang berhasil menjebol gawang lawan, lalu merayakan keberhasilan itu dengan mengangkat bagian depan baju bisa diberikan sanksi bila di balik baju itu ada pakaian dalam yang berisi pesan dan slogan apapun.

Jadi hati-hatilah.

Larangan ini merupakan salah satu yang diputuskan Dewan Asosiasi Sepakbola Dunia (IFAB) yang digelar di Zurich, Jerman Sabtu kemarin (1/3).

Pesan atau slogan apapun akan dilarang. Baik yang bernada politik, agama, atau sekadar iklan. Bahkan pernyataan pribadi pun tak diizinkan.

"Seorang pemain yang melepas kaosnya untuk memperlihatkan slogan atau iklan akan diberi sanksi," demikian ditulis situs resmi FIFA.

"Sejak sekarang tidak boleh ada slogan atau gambar apapun pada baju dalam pemain, termasuk yang berisi pesan bagus. Hal ini akan diaplikasikan mulai 1 Juni nanti dan akan dipaksakan untuk Piala Dunia," ujar Sekjen FIFA Jerome Valcke.

Pesan apapun dilarang?

Ya, pesan apapun dilarang. Termasuk pesan seperti yang dimiliki pemain Manchester City, Mario Balotelli, di balik kaosnya. Pesan Balotelli di tahun 2011 itu berbunyi: Why always me?.

"Gagasan utama (melarang pesan pribadi) untuk menjaga konsistensi," Sekjen Asosiasi Sepakbola Inggris, Alex Horne, menambahkan. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA