Keputusan ini diambil setelah Dewan mempelajari dengan sungguh-sungguh periode pengujian terhadap isu ini yang dimulai Juli 2012. Permintaan agar FIFA menguji aturan ini disampaikan Zhang Jilong dari Federasi Sepakbola Asia pada Januari 2012.
"IFAB menyetujui modifikasi terhadap Hukum 4 Mengenai Kelengkapan Pemain, khususnya aturan yang mengenai bahwa kini pemain pria dan wanita boleh mengenakan penutup kepala," demikian diumumkan FIFA dalam situs resmi mereka.
FIFA mengatakan, setelah dua tahun mengamati dan membahas isu ini, disepakati bahwa tidak ditemukan alasan untuk melarang pemain mengenai penutup kepala dalam pertandingan.
Tahun 2007 FIFA sempat melarang penggunaan penutup kepala dalam pertandingan dengan alasan dapat mengganggu keselamatan pemain. Namun, alasan itu menuai kontroversi.
Di tahun 2011, kesebelasan wanita Iran menolak pertandingan kualifikasi dengan Jordania karena dilarang mengenakan jilbab.
Sikap FIFA semakin melunak setelah pada Juli 2013 Federasi Sepakbola Kanada meminta FIFA mengijinkan pemain pria mengenekan turban.
[dem]
BERITA TERKAIT: