Dua petenis dunia itu sukses menumpas lawan-lawannya di babak perempat final, dini hari kemarin WIB.
Federer menyingkirkan Lukas Rosol di Aviation Club Tennis Centre, Dubai, dua set langsung 6-2, 6-2.
Kemenangan atas pemain peringkat 49 dunia itu mengantarnya melaju ke babak empat besar untuk berhadapan dengan unggulan teratas dan juara bertahan, Novak Djokovic.
Sejak membuka service awal tidak terlihat tanda-tanda kekalahan Rosol. Dia memimpin menit pertama dengan derasnya smash meyakinkan yang nyaris membuat Federer terjungkal.
Tak ayal, poin raihan Rosol menciptakan skor 0-2. Rupanya, ketenangan Federer sengaja disiapkan untuk menguras tenaga lawannya. Benar saja, Rosol dihajar habis-habisan sampai tak berkutik. Bola panas Federer sudah tak mampu ditahan Rosol sampai kekalahan terpaksa diterima 6-2.
Kemudian, pada set berikutnya, secepat kilat Federer membuka keunggulan 4-1, dan akhirnya petenis Swiss ini menyelesaikan permainan dengan skor yang sama dengan set pembuka, 6-2.
Selama partisipasinya di turnamen ini, Federer sukses meraih lima kali gelar juara (2003-2005, 2007, 2012) dan dua kali runner-up (2006 dan 2011).
Sementara itu, Djoker julukan Djokovic tak perlu memeras keringat untuk lolos ke semifinal. Dia langsung ke babak empat besar setelah menang WO atas Mikhail Youzhny.
Federer dan Djoker sudah bertemu 31 kali. Federer unggul dalam rekor pertemuan dengan 16-15. Menanti laga semifinal idaman, petenis asal Swiss itu sudah tak sabar melawan Djoker.
“Kami selalu menghadirkan permainan eksplosif dan agresif. Saya menantikan pertandingan ini. Mari kita lihat apa yang akan terjadi,†katanya dikutip
ATP.Dari pertandingan lainnya, Tomas Berdych juga sukses merebut tiket ke babak semifinal. Petenis asal Republik Ceko itu lolos dengan menyingkirkan Jo-Wilfried Tsonga 6-4, 6-3.
Sebelum bertanding Berdych menyangka kalau dia akan melewati laga sampai tiga set. Namun dia melihat persiapan lawannya kurang, sehingga menguntungkannya memenangkan laga dua set itu.
“Saya bersyukur tidak sampai tiga set di lapangan seperti ini. Menyenangkan, saya tak sabar menanti pertandingan lainnya,†katanya.
Petenis 28 tahun itu juga menuturkan, kemenangannya kali ini tidak bisa lepas dari bantuan lawan yang memberi poin. Andai saja Tsonga bermain konsisten bisa dipastikan dia yang kalah. â€Di akhir set kedua saya punya sedikit beruntung, pada titik akhir Jo membantu saya.â€
Di babak semifinal, Berdych akan berhadapan dengan Philipp Kohlschreiber. Unggulan ketujuh asal Jerman itu lolos setelah mengandaskan perlawanan Malek Jaziri 6-2, 6-3.
Pertemuan ini antara Berdych dan Kohlschreiber akan menjadi pertandingan kesembilan. Untuk saat ini, Berdych berhasil mencatat tujuh kemenangan dan satu kekalahan atas Kohlschreiber. ***
BERITA TERKAIT: