Jabodetabek Waspada Ancaman Banjir Hingga Akhir Maret

Antisipasi Banjir DKI Tak Lagi Pakai TMC

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 23 Februari 2014, 13:38 WIB
Jabodetabek Waspada Ancaman Banjir Hingga Akhir Maret
foto:net
rmol news logo Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugrohodi mengatakan, masyarakat di daerah rawan banjir harus tetap waspada karena ancaman banjir di wilayah Jabodetabek akan berlangsung hingga akhir Maret 2014.

"Saat ini sesungguhnya masih musim penghujan," katanya, Minggu (23/2).

Ia menambahkan, pola hujan di Pulau Jawa umumnya pada Februari lebih kecil daripada Januari tapi Maret akan cenderung naik lagi. Sutopo juga meminta masyarakat untuk selalu mewaspadai longsor.

"Siapkan barang-barang yang bisa digunakan untuk darurat. Jika di jala, berhati-hati selalu," imbaunya.

Pihaknya memantau korban meninggal akibat banjir di Jakarta umumnya terkena aliran listrik hingga terpeleset kemudian masuk selokan dan hanyut. BNPB juga mengimbau masyarakat yang punya anak-anak balita agar tidak dibiarkan bermain di wilayah banjir.

Sutopo mengatakan, saat ini untuk antisipasi banjir Jakarta sudah tidak dilakukan lagi dengan TMC (teknologi modifikasi cuaca).

"Gubernur DKI yang tidak memperpanjang masa siaga darurat maka TMC dihentikan sehingga tidak ada pengendali hujannya," katanya.[wid]
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA