Sebagai kegiatan Pembuka ,Taekwondoin UTI Pro sukses menggondol lima emas tiga perak dan satu perunggu pada event 8-9 Februari 2014. Fransiska Valentina yang turun di kelas senior -46 kg berhasil merebut medali emas, setelah di final mengalahkan taekwondoin Taiwan.
â€Ini medali emas pertama saya di UTI Pro mudah mudahan bisa lebih baik lagi pada event selanjutnya,†kata Fransisca Valentina yang dihubungi Rabu malam (12/2).
Fransisca dari Jawa Tengah, adalah binaan YUTI /UTI Pro dan peraih medali emas Sea Games 2011. Pada SEA Games-27 Myanmar ia tidak tampil memperkuat Indonesia. Ketika resmi membela Panji UTI Pro Fransisca ditunjuk langsung oleh Pembina YUTI/UTI Pro Lioe Nam Khiong menjadi wakil Indonesia di Hongkong.
Sukses Fransisca juga diikuti atlet putri Catur Yuni Ryaningsih yang turun di kelas -73 kg putri. Sama halnya dengan Fransisca, Catur Yuni juga menundukkan atlet Taiwan di final. Catur Yuni merasa bangga masih bisa dipercaya membela panji UTI Pro.
“Saya sempat absen dua bulan karena nikah. Mudah-mudahan saya masih bisa terus dipercaya mewakili UTI Pro di event Internasional lainnya, “ tutur putri berusia 26 tahun asal Jawa Timur itu.
Selain sukses di Kyorugi , Tim yang dimanajeri Yusuf Ariansyah berhasil menyabet tiga medali emas dari kategori Poomsae (Jurus). Ketiga medali emas di kategori Poomsae masing–masing disumbangkan Daniel D Harsono di kategori perorangan Putra.
Di nomor beregu Daniel Harsono juga memiliki andil menyumbangkan emas. Ia bersama Satriyono dan Don Bosco Eko Sulistyo mempersembahkan medali emas beregu putra. Satu medali emas lainnya dihasilkan di nomor beregu putri melalui trio Christina Agung Intan, Domas Ayu Kirana Santoso dan Immanuela Anindita.
Pembina YUTI/UTI Pro Lioe Nam Khiong mengatakan, pencapaian ini bukti dari hasil pembinaan yang tidak putus. “Di UTI Pro pembinaan terus berjalan tanpa henti termasuk dengan kegiatan try out di luar negeri ,†ujar pemegang Sabuk DAN VIII ini.
Indonesia mengirimkan 14 atlet putra–putri dan dua pelatih Satriyo Rahadhani dan Rizal Syamsir. Disamping itu dua wasit Internasional Rahadewineta dan Sinta Berliana Herru juga diikutsertakan memimpin laga yang diikuti 20 negara tersebut.
[rus]
BERITA TERKAIT: