"Saya mau cek peralihan Kartu Jakarta Sehat (KJS) ke JKN bagus apa nggak. Dan saya juga belum tahu apakah penggunaan JKN efektif apa nggak," ujar Jokowi.
Jokowi mengaku belum mengetahui apakah penggunaan JKN efektif atau tidak di Jakarta. Setiba di RS Tarakan, Jokowi langsung bertanya kepada para pasien yang ada disitu dengan nada suara tinggi.
"Yang sudah masuk ke JKN ada ndak? KJS semua? Saya mau cari yang pakai JKN ada belum," teriak Jokowi.
Karena tidak mendapat jawaban, Jokowi pun mendatangi loket pendaftaran dan bertanya kepada petugas.
"Sehari berapa banyak, persen pasien yang pakai JKN?," tanya Jokowi kepada petugas.
Kembali Jokowi tidak mendapat jawaban pasti soal jumlah pasien pengguna KJN di Tarakan. Hingga akhirnya ia mengulang pertanyaan sama tapi dengan nada yang lebih tinggi.
"Belum ada pak," ujar wanita tersebut terbata-bata kepada Jokowi.
Dari loket antrian pasien mendaftar, Jokowi kemudian menuju ke loket pembayaran. Tampak beberapa warga mendekatinya dan mengucapkan terima kasih karena merasa terbantu melalui program KJS.
"Operasi tiroid saya sembuh pakai KJS. Pak Jokowi kalau jadi presiden KJS mau diapain?," tanya Suarti (48).
"He he he ya tetap pakai KJS dong. KJS kan embrionya JKN," jawab Jokowi lugas.
[wid]
BACA JUGA: