Tiket perempat final diraih Gresysia/Nitya usai melakoni ‘perang saudara’ dan menang 20-22, 21-8, 21-13 atas rekan sendiri, Vita Marissa/Variella Aprilsasi.
Kendati mampu meraih kemenangan dari pasangan ganda putri yang berada satu peringkat di bawahnya, Greysia/Nitya mengungkapkan, jika kemenangan kemarin itu diraih dengan susah payah. “Mungkin saya dan Nitya menang karena lebih siap dari Vita/Variella,†ujar Greysia kepada
Badmintonindonesia.org.Lewat kemenangan ini, Greysia/Nitya berhasil membalas kekalahan di ajang Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold 2013. Saat itu, mereka berhasil dikalahkan. Atas kemenangan ini kedudukan skor pertemuan kedua pasangan pun imbang 1:1.
Pada turnamen yang berlangsung di Seoul Olympic Gymnasium 2 itu nampaknya terlalu berat bagi pebulutangkis Indonesia. Bagaimana tidak, dari 22 pemain yang diturunkan Pelatnas Cipayung dalam turnamen awal tahun, hanya Greysia/Nitya yang masih bertahan.
Sementara itu, pebulutangkis Indonesia selanjutnya akan segera terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia, untuk mengikuti turnamen Malaysia Open Super Series yang berlangsung pekan depan.
China Ma Jin/Tang Yuanting yang menjadi lawan Nitya/Greysia di perempat final nanti merupakan unggulan tujuh dari Negeri Tirai Bambu yang mengalahkan ganda putri Indonesia Suci Rizky Andini/Tiara Rosalia Nuraidah dengan skor 17-21, 21-11, 13-21.
Kedua pasangan ini tercatat belum pernah saling berhadapan. Namun pada turnamen French Open Super Series 2013, Greysia/Nitya berhasil memetik kemenangan atas Ma Jin yang saat itu berpasangan dengan Zhong Qianxin.
“Peluangnya 50:50 untuk kedua pasangan. Bola yang dipakai pada turnamen ini agak berat, jadi dibutuhkan tenaga ekstra. Tapi kondisi bola seperti ini seharusnya cocok dengan tipe permainan Greysia/Nitya,†kata Bambang Supriyanto, sang pelatih. ***
BERITA TERKAIT: