Stephen Curry merupakan tokoh penting atas kemenangan Warriors. Dia tampil sangat memukau dengan mencetak delapan kali lemparan tiga angka, atau total membuat 36 poin, 12 assist, dan empat steal. David Lee juga bermain gemilang dengan membuat 32 poin dan 14 rebound.
Sejak awal pertandingan dimulai Warriors memberi tekanan pada Heat dan unggul 13-6. Namun, free throw yang dilakukan pemain Heat, Mario Chalmers membuat kedudukan imbang 26-26, sebelum akhirnya Heat kembali tertinggal menjadi 33-38.
Free throw Ray Allen sempat membuat Heat berbalik unggul 42-39 di kuarter kedua. Tapi permaian Warriors yang menggila membuat kedudukan berbalik berakhir 65-61 untuk Warriors.
Pada kuarter ketiga Warriors semakin di atas angin. Tembakan tiga poin Curry kian membuat timnya menutup kuarter, dengan keunggulan 96-87 atas Heat.
Di kuarter pamungkas Heat masih berjuang menyamakan kedudukan, salah satunya melalui tembakan tiga poin Dwayne Wade, yang membuat skor 102-109. Kendati demikian, hingga pertandingan usai Warriors tetap tak tekejar dan menang 123-114.
Kemenangan ini merupakan yang ketujuh kali secara beruntun diraih Warriors.
Pelatih Warriors, Mark Jackson, sangat terkesan dengan permainan Curry.
“Curry bermain sangat spektakuler. Jika dia tidak masuk tim All-Star, saya lebih baik pensiun,†katanya di NBA.
Bukan hanya pelatih Warriors, pemain lawan juga memuji permainan Curry. “Tidak salah dia disebut salah satu pencetak angka terbaik di NBA,†demikian pengakuan bintang Heat, LeBron James, dikutip
ESPN.Kemenangan Warriors yang tak diduga oleh Heat ini adalah kemenangan ketujuh dalam tujuh laga terakhir, dan menempatkan mereka di posisi 2 klasemen sementara Divisi Pacific Wilayah Barat dengan 21 kemenangan dan 13 kekalahan.
Meski kalah Heat tetap di posisi di puncak klasemen Divisi Southeast Wilayah Timur dengan 24 kemenangan dan delapan kekalahan. ***
BERITA TERKAIT: