Dari dua hari penyelenggaraannya tim dayung yang ditargetkan meraih empat emas. Hasilnya, tidak tanggung-tanggung dayung Garuda sukses menggondol lima medali emas dari sembilan nomor yang dipertandingkan.
Namun, kesuksesan itu menyimpan cerita ironis. Ternyata perahu yang digunakan skuad Merah Putih meraih lima medali emas itu, berstatus pinjaman dari sebuah perusahaan swasta.
Kejadian ini bermula saat Komite Olimpiade Indonesia (KOI) selaku penanggung jawab kontingen SEA Games menolak pengajuan anggaran pembelian alat. Manajer Tim Dayung Indonesia, Budiman mengungkapkan, keputusan penolakan anggaran pembelian alat baru diputuskan ketika event SEA Games sudah dekat, yakni November lalu.
“Mestinya kami sudah disetujui mendapatkan perahu untuk pemberangkatan pertengahan tahun. Tapi tiba-tiba diberitahu tidak ada dananya. Jadi perahu itu masih tetap milik perusahaan yang berbaik hati memberikan pinjaman ke kita,†kata manajer Tim Dayung Indonesia Budiman.
Meski demikian Budiman turut bergembira karena tim dayung bisa berjaya meski dengan peralatan pinjaman. Dia berharap agar pemerintah dalam hal ini KOI segera membayar peralatan yang dipakai. Sebab, pada Asian Games 2014 mendatang perahu-perahu tersebut sangat dibutuhan. ***
BERITA TERKAIT: