Bersama dua rekannya, Ika Yuliana, dan Choirunisa, mereka menang atas Vietnam dengan skor 212-200 di lapangan Panahan Wunna Theikdi Naypyitaw, kemarin.
Bahkan Titik hampir tak bisa berkata saat ditanya atas medali emas yang diraih bersama rekan-rekannya. “Semoga emas ini menjadi pembuka untuk meraih emas-emas berikutnya,†katanya dikutip Antara.
Hal senada dirasakan Ika, dia tak percaya dengan raihan itu, karena timnya minim dukungan. “Rasanya kayak ditodong,dan tidak ada dukungan penuh. Tapi akhirnya dapat emas,†katanya.
Menurutnya, kunci kemenangan pada nomor recurve beregu putri ini adalah masing-masing individu bermain dengan bagus serta saling mengisi. Hal ini membuat tim lebih solid sehingga bisa memberikan hasil terbaik.
Begitu juga dengan Choirunisa. Gadis berambut panjang ini juga tidak kalah senangnya dengan dua rekannya. Baginya, medali emas yang diraih merupakan buah dari latihan keras yang dijalani selama ini.
Manajer tim panahan Indonesia Alman Hudri mengapresiasi perjuangan Ika Yuliana Cs yang sangat luar biasa. Apalagi lawan yang dihadapi juga memiliki akurasi yang tinggi sehingga perolehan poin ketat.
“Di babak terakhir cukup berat. Tapi mereka telah menunjukkan kebersamaan sehingga mampu meraih yang terbaik,†katanya.
Menurutnya, setelah SEA Games, Ika Yuliana dan kawan-kawan akan terus menjalani pemusatan guna menghadapi Asian Games 2014. ***
BERITA TERKAIT: