Demikian dikatakan Ketua Harian Tim Pemenangan Sumut Khairul Anwar Lubis saat dihubungi pagi ini, Kamis (28/11). Selanjutnya Tim pemenangan Sumut akan mendaftarkan diri secara resmi, Jumat (29/11) ke Gedung KONI Pusat.
"Hasil kesepakatan Gubernur se-Sumatera di Pangkal Pinang kian menguatkan keoptimisan Sumut menjadi tuan rumah pesta olahraga paling bergengsi di tanah air ini. Insya Allah kita akan mendaftar Jumat mendatang," ujar Khairul Anwar.
Lebih lanjut Khairul menjelaskan, keyakinan Sumut mencalonkan diri menjadi tuan rumah PON XX/2020 setelah sukses meraih dukungan dari kesepakatan Gubernur se-Wilayah Sumatera Tahun 2013 di Pangkal Pinang pekan lalu. Dalam pertemuan tersebut Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Irwan Prayitno (Sumbar), Sjachroedin ZP (Lampung), H Hasan Basri Agus (Jambi), H Junaidi Hamsyah (Bengkulu), H Rustam Effendi (Kepulauan Bangka Belitung) dan perwakilan atau Sekda Aceh, Riau, Kepri dan Sumsel, membuahkan delapan kesepakatan yang salah satunya adalah "Mendukung Aceh dan/atau Sumatera Utara sebagai Tuan Rumah PON XX Tahun 2020".
Khairul membenarkan, persaingan menjadi tuan rumah PON XX/2020 cukup ketat. Sebab selain Sumut dan Aceh, provinsi lain seperti Papua, Bali, Jateng, Sulsel bahkan Kalbar juga mencalonkan diri. Bagi Sumut, banyaknya calon tuan rumah PON XX/2020 tidak menjadi masalah, sebab semua provinsi memang punya hak untuk itu.
Sumut, tambahnya, optimis bisa memenangkan pertarungan pada pemilihan (bidding) 2014 nanti. Sumut pernah tuan rumah PON III/1953, dan juga berpengalaman menjadi tuan rumah atau penyelenggara event olahraga tingkat nasional maupun internasional.
Sumber Daya Manusia (SDM) di Sumut pun sangat mendukung. Demikian juga dengan sarana dan prasarana,tidak lagi memulai dari nol, seperti Stadion Teladan dan Stadion Kebun Bunga Medan. Sifatnya tinggal menambah saja. Selain itu Sumut juga punya konsep menarik saat menyelenggarakan PON nanti yakni menggelar PON dengan biaya murah (low cost) namun dengan fasilitas dan pelayanan tingkat atas.
[zul]
BERITA TERKAIT: