Pertarungan ini adalah kali pertama bagi Pacquino setelah hampir dua tahun gagal menang dari dua pertandingan. Pertama kalah dari Timohty Bradley dan ditumbangkan Juan Manuel Marquez, di Las Vegas, Amerika Serikat, 2012 lalu. Kembalinya Paquino ke atas ring, yang disaksikan hampir 13 ribu penonton, membuatnya mengambil inisiatif menyerang.
Rios tak tinggal diam dengan memberi serangan balasan. Alhasil, terjadilah baku hantam sengit pada ronde-ronde awal pertarungan. Pukulan-pukulan Pacman-julukan Pacquino-tetap dominan meski dirinya sempat absen lama di dunia tinju. Kombinasi pukulannya membuat Rios kewalahan.
Alhasil, Rios yang sebelum pertandingan sempat sesumbar bisa menaklukkan Pacqoino, justri disibukkan menghalau berbagai bogem menyah dari petinju berusia 34 tahun itu. Memasuki ronde-ronde terakhir, dominasi Pacquino atas Rios makin terlihat jelas. Petinju kelahiran Texas itu terus-terusan kewalahan menahan pukulan Pacquino dari berbagai arah hingga dirinya kerepotan dan tidak berdaya.
Meski gagal menang KO, Pacquiao dinyatakan menang angka mutlak dalam laga yang disaksikan oleh David Beckham ini. Ketiga juri memenangkan Pacquiao dengan nilai 120-108, 119-109, dan 118-110. Pacquino mengaku, berhati-hati saat menghadapi petinju dari berbeda generasi ini.
“Saya pun sempat mempelajari gaya bertarungnya di laga terakhir. Dia salah satu lawan berat dalam karir saya,†kata Pacquino usai pertarungan seperti dilansir ESPN, kemarin.
Dia menjelaskan, kemenangan ini merupakan bukti dirinya telah belajar dari kekalahan atas Juan Manuel Marquez tahun lalu. Dia menjaga keunggulan hingga ronde terakhir dan tidak terpancing ancaman Rios.
“Disini saya ingin memperlihatkan kalau saya telah pulih dari KO, sekaligus memberikan tontonan menarik kepada semua orang,†jelas Pacquino yang sukses memperpanjang rekor kemenangan menjadi 55 kali (38 KO), lima kali kalah dan dua kali seri. Sementara itu, Rios sendiri menerima kekalahannya dari Pacquiao.
“Saya baru saja dikalahkan oleh salah satu petinju terbaik di dunia. Dia datang dengan rencana permainan yang matang. Dia sangat cepat dan memiliki banyak sudut yang berbeda,†kata Rios.
Laga ini juga disaksikan David Beckham. Bekas pesepakbola profesional itu dari sisi ring selalu berteriak memberikan dukungan pada Pacman. Sayangnya Pacman gagal memenuhi amanat ibunya. Sebelum pertandingan Sang Ibunda meminta agar Pacman menang KO.
Sumbang Hadiah Buat Korban Topan HaiyanUsai memenangi laga perebutan gelar juara kelas Welter versi WBO, Manny Pacquiao tak ingin berlama-lama tinggal di Makau. Dia ingin secepatnya kembali ke negaranya Filipina, yang sampai saat ini masih dalam kondisi porak poranda usai disapu Topan Haiyan, 8 November lalu.
Gelar tersebut pun dia dedikasikan untuk masyarakat Filipina. “Disini saya ingin menyampaikan, bahwa kemenangan dan gelar ini bukan mengenai comeback saya.
Tetapi simbol kebangkitan rakyat Filipina dari bencana dan tragedi alam. Gelar ini untuk mereka,†kata Pacman.
Dalam pernyataan sebelumnya, Pacquino mengatakan, akan mengunjungi daerah yang tertimpa bencana sekembalinya ke tanah air. Kunjungan secara pribadi itu merupakan bentuk tanggung jawabnya sebagai sesama warga Filipina. Sebagian dari jumlah hadiah—tanpa menyebut rinciannya, akan disumbangkan Pacman untuk upaya pemulihan bencana. ***
BERITA TERKAIT: